ISSN: 1858-4837; E-ISSN: 2598-019X
Volume 15, Nomor 1 (2020),
https://jurnal.uns.ac.id/region
DOI: 10.20961/region.v15i1.26698
Received: January 09, 2019; Accepted: January 17, 2019; Available online: January 10, 2020
Copyright © 2020, REGION: Jurnal Pembangunan Wilayah dan Perencanaan Partisipatif
Tingkat keterkaitan fisik kota inti dan kota satelit di kawasan
metropolitan PEKANSIKAWAN (Pekanbaru, Siak, Kampar,
Pelalawan)
The physical linkages level between the core city and its satellite cities in the
PEKANSIKAWAN (Pekanbaru, Siak, Kampar, Pelalawan) metropolitan area
T I Nurrady
1
, Dewanti
1
, dan Y Herwangi
1
1
Departemen Arsitektur dan Perencanaan, Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada
Corresponding author’s email: teukuichsannurrady@gmail.com
Abstrak. PEKANSIKAWAN merupakan konsep kawasan metropolitan yang
mengintegrasikan tiga wilayah kabupaten di Provinsi Riau yang ditujukan agar sektor
strategis daerah dapat dikembangkan. Dalam konsep ini terjadi interaksi wilayah
antara wilayah kota inti (Pekanbaru) dan delapan kota satelit disekitarnya yang
meliputi Minas, Kandis, Siak Sri Indrapura, Perawang, Bangkinang, Petapahan, Lipat
Kain dan Pangkalan Kerinci. Salah satu isu strategis yang terdapat dalam
pengembangan konsep ini adalah pelayanan insfrastruktur fisik (prasarana
pendukung). Tujuan dari penelitian ini adalah menemukenali tingkat keterkaitan fisik
kota inti dan kota satelit di kawasan metropolitan PEKANSIKAWAN. Metode skoring
dan pembobotan digunakan untuk melihat tingkat keterkaitan fisik kota satelit dan
kota inti yang dilakukan terhadap tujuh indikator yang telah ditentukan. Hasil dari
analisis tersebut menunjukkan kota satelit Bangkinang, Pangkalan Kerinci dan Minas
memiliki keterkaitan fisik yang cenderung lebih baik (dibandingkan dengan kota
satelit lain) dengan kota inti Pekanbaru. Hal ini disebabkan karena ketiga kota satelit
tersebut terhubung langsung dengan jaringan penghubung utama Sumatera yang
menghubungkan Kota Pekanbaru sebagai ibukota Provinsi Riau dengan provinsi-
provinsi lain di Sumatera. Selain itu, kuatnya keterkaitan fisik tersebut juga
menjadikan Bangkinang, Pangkalan Kerinci, Minas, dan Kota Pekanbaru merupakan
wilayah terintegrasi lebih baik dibandingkan wilayah lain di PEKANSIKAWAN.
Kata Kunci: Interaksi antar Wilayah; Keterkaitan Fisik; Kota Inti; Kota Satelit;
Metropolitan