139
Geo Image 6 (2) (2017)
Geo Image (Spatial-Ecological-Regional)
http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/geoimage
PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN SAWAH MENJADI NON SAWAH
DAN PENGARUHNYA TERHADAP KEBERLANJUTAN SAWAH LESTARI
DI KABUPATEN KLATEN
Adi Setyo Nugroho
, Ananto Aji, Ariyani Indrayati
Jurusan Geografi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Semarang, Indonesia
Info Artikel
________________
Sejarah Artikel:
Diterima Agustus 2017
Disetujui Agustus 2017
Dipublikasikan
November 2017
________________
Keywords:
Change of land use, rice
field, non wetland.
____________________
Abstrak
___________________________________________________________________
Perubahan penggunaan lahan semakin hari semakin tak terkendali termasuk lahan terbangun yang
berasal dari lahan sawah dan menimbukan masalah yang berpengaruh pada semua aspek sosial,
ekonomi dan budaya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui luas lahan sawah yang dialih
fungsikan menjadi lahan non sawah dan dampaknya terhadap produksi padi di Kabupaten Klaten.
Objek penelitian yang dipilih berdasarkan kecamatan kecamatan yang mengalami perubahan
penggunaan lahan terluas dan memiliki produksi padi di Kabupaten Klaten. Kecamatan yang dipilih
secara purposive sampling dengan teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan
dokumentasi. Hasil penelitian ini perubahan penggunaan lahan sawah menjadi non sawah selama
2004 – 2014 yaitu (1) Kecamatan Ceper seluas 52,05 Ha, (2) Kecamatan Delanggu seluas 38,00 Ha,
(3) Kecamatan Katen Utara 125,00 Ha. Terdapat beberapa perubahan penggunaan lahan yang tidak
sesuai dengan RTRW. Perubahan penggunaan lahan sawah menjadi nonsawah berdampak positif
terhadap perekonomian masyarakat dan dampak negatif bagi produktivitas padi, hasil panen dari
tahun 2004 sampai 2014 beberapa kali mengalami penurunan. Saran yang diajukan adalah
pemerintah serius melakukan sosialisasi tentang RTRW kepada masyarakat agar tidak terjadi
perubahan lahan sawah menjadi non sawah.
Abstract
___________________________________________________________________
Land use changes are becoming increasingly uncontrollable, including wake up land coming from paddy fields
and raising issues that affect all aspects of social, economic and cultural aspects. This study aims to determine
the area of paddy land that converted to non-wetland land and its impact on rice production in Klaten Regency.
The selected research object is based on the subdistrict kecamatan experiencing the widest change of land use and
having rice production in Klaten Regency. Sub-districts selected by purposive sampling with data collection
techniques that is observation, interviews, and documentation. The results of this study change the use of rice
fields into non-rice fields during 2004 - 2014, namely (1) District Ceper area of 52.05 Ha, (2) District Delanggu
38.00 Ha, (3) North Katen District 125.00 Ha. There are some land use changes that are inconsistent with the
spatial plants. Changes in the use of rice fields to nonsawah have a positive impact on the economy of the people
and the negative impacts on rice productivity, the harvest from 2004 to 2014 several times decreased. The
suggestion is that the government is serious about disseminating spatial plants to the community so that there
will be no change of paddy field to non-rice field.
© 2017 Universitas Negeri Semarang
Alamat korespondensi:
Gedung C1 Lantai 1 FIS Unnes
Kampus Sekaran, Gunungpati, Semarang, 50229
E-mail: geografiunnes@gmail.com
ISSN 2252-6285