Mahardika et al.: Pengaruh Dua Macam Pupuk Daun 71 J. Agrotek Tropika. ISSN 2337-4993 Vol. 3, No. 1: 71-76, Januari 2015 PENGARUH DUA MACAM PUPUK DAUN DAN DOSIS PUPUK ORGANIK TERHADAP PERTUMBUHAN VEGETATIF JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) KULTIVAR CITAYAM Dharma Mahardika, Kushendarto & Yohannes Cahya Ginting Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian Universitas Lampung, Jl.Prof. Soemantri Brodjonegoro, No.1, Bandar Lampung 35145 E-mail: dharmadika@yahoo.com ABSTRAK Jambu biji (Psidium guajava L) adalah satu jenis buah tropis kaya akan kandungan mineral dan vitamin. Buah jambu biji juga dapat membantu meningkatkan kadar trombosit dalam tubuh penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD). Hal ini karena jambu biji mengandung beberapa asam amino. Penelitian dilaksanakan di desa Way Huwi Jati Agung Lampung Selatan pada bulan Mei - Agustus 2013. Rancangan perlakuan yang digunakan rancangan faktorial 4x2 (dosis bahan organik dan jenis pupuk daun) dan setiap perlakuan diterapkan dalam rancangan acak kelompok ( RAK ). Faktor pertama Bahan organik ( D ) empat taraf yaitu 0 (D0), 5 (D1), 10 (D2), dan 15 (D3) kg/ tanaman.Faktor kedua adalah 2 jenis pupuk daun ( H ), yaitu pupuk daun Growmore (H1) dan Plant Catalyst (H2) dengan konsentrasi 2 g/l. Plot percobaan dikelompokan berdasarkan diameter batang dan kemiringan lereng. Setiap kombinasi perlakuan diulang tiga kali. Setelah data terkumpul, (homogenitas) ragam diuji dengan uji Bartlett dan (aditivitas) dengan uji Tukey. Setelah data dianalisis ragam, kemudian dilanjutkan dengan uji ortogonal polinomial pada taraf 5 %. Hasil penelitian menunjukkan: pengaruh pemberian pupuk daun Plant catalyst memberikan rata – rata panjang tunas 18,68 cm, rata – rata jumlah daun sebanyak 4,2 helai, dan umur daun selama 54,3 hari sedangkan untuk pupuk daun Growmore rata – rata panjang tunas 15,13 cm, jumlah daun 4,09 helai dan umur daun selama 47,4 hari, pemberian dosis pupuk organik 8 - 9 kg/tanaman memberikan respons terbaik dalam pertumbuhan pada variabel jumlah tunas, panjang tunas, jumlah daun; pengaruh pemberian dosis bahan organik dengan pupuk daun Growmore dan Plant catalyst terlihat pada variabel waktu muncul tunas dan umur daun, pada perlakuan tanpa bahan organik dengan pupuk daun Growmore menghasilkan waktu muncul tunas lebih cepat dengan rata rata 4,23 hari sedangkan Plant catalyst 4,33 hari. Pada variabel umur daun pada dosis 8 kg/tanaman dengan perlakuan pupuk daun Plant catalyst menghasilkan umur daun lebih lama dibandingkan Growmore yaitu, 71,75 hari dan 64,99 hari. Kata kunci: Bahan organik, jambu biji Citayam, pertumbuhan vegetatif, pupuk daun PENDAHULUAN Dewasa ini buah jambu biji merah (daging) yang ada di pasaran masih sedikit dengan tingkat kualitas yang masih tidak memadai. Luas tanaman jambu biji merah di Indonesia hanya sekitar 10.500 ha -1 dengan produksi 211.836 ton -1 (BPS, 2011). Sejalan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mengkonsumsi buah segar untuk kesehatan dan perekonomian masyarakat maka permintaan pasar terhadap buah segar akan terus meningkat. Peningkatan permintaan tersebut diperkirakan sekitar 9 % per tahun (Pusat Kajian Buah Tropika, 2009). Menurut Parimin (2007), pektin (serat larut dalam air) pada jambu biji bermanfaat dalam menurunkan kolesterol, selain itu kandungan tanin dalam jambu biji bermanfaat dalam memperlancar sistem percernaan dan sirkulasi darah serta menyerang virus. Kalium dalam jambu biji berfungsi meningkatkan keteraturan denyut jantung, mengaktifkan kontraksi otot, mengatur pengiriman zat-zat gizi ke sel tubuh, serta menurunkan kadar kolesterol total dan tekanan darah tinggi (hipertensi). Salah satu jenis jambu biji yang populer saat ini adalah kultivar Citayam. Berdasarkan potensi hasil produksi selama peneliti melakukan kegiatan Praktik Umum di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat pada bulan Januari 2012, untuk panen jambu dengan umur tanaman jambu 18 bulan dalam satu tahun dengan jarak tanaman 4x6 serta luas 32 ha dapat menghasilkan produksi hingga 15 ton ha -1 (Reza Utama Saputra, 2012). Tujuan dalam penelitian ini adalah ( 1 ) mengetahui perbedaan aplikasi dua macam pupuk daun yang memiliki kandungan NPK tinggi unsur mikro rendah dengan kandungan NPK rendah unsur mikro tinggi yang berpengaruh terhadap pertumbuhan vegetatif bibit jambu biji merah kultivar citayam ( 2 ) Mengetahui dosis aplikasi bahan organik terbaik sampai dengan 15 kg per tanaman yang berpengaruh terhadap pertumbuhan vegetatif bibit jambu biji merah ( 3 )mengetahui interaksi