1 ANALISIS PENGARUH DIMENSI FRAUD DIAMOND TERHADAP PERILAKU KECURANGAN AKADEMIK MAHASISWA FAKULTAS EKONOMI (Studi Empiris Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti) Anastasya Putri Yudiana Hexana Sri Lastanti Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Trisakti Abstract This study aims to examine the factors that influence the behavior of academic fraud by students in the faculty of economics by using diamond fraud dimensions consisting of pressure, opportunity, rationalization and capabilities at the University of Trisakti environment. This study is using purposive sampling method and convenience sampling, purposive sampling is the selection of the sample taken not random, so that later on only samples that are necessary are to be tested, while convenience sampling means is easy with a qualititative approach that ultimately result in quantitative. The independent variables in this study is Fraud Diamond and the dependent variable is academic fraud by students in faculty of economics. Data was obtained through questionnaires with Likert scale. Statistical method in use is multiple linear regression with the help of SPSS 20 software. The results of this study indicate that students academic fraud behavior is influenced by the dimensions of the economic faculty of diamond fraud. Keywords: Academic Fraud Behavior Of Students, Exam, Fraud Diamond PENDAHULUAN Latar Belakang Tindakan korupsi di Indonesia akhir-akhir ini sedang marak di publikasikan di media massa maupun media cetak. Sudah berbagai macam kebijakan diterapkan agar korupsi dapat diberantas, namun pada kenyataannya belum ada kebijakan yang berhasil memberantas korupsi di Indonesia. Salah satu lembaga yang memiliki peranan penting dalam pencegahan korupsi adalah pendidikan. Dalam pendidikan terdapat proses belajar yang diharapkan dapat menghasilkan perubahan tingkah laku dari manusia yang belajar. Sehingga harusnya lembaga pendidikan lebih diperhatikan oleh pihak-pihak yang bersangkutan agar tidak terkait dengan kasus korupsi atau kecurangan dalam bentuk lainnya. Namun pada kenyataannya pengawasan yang dilakukan masih kurang sehingga saat ini pendidikan pun tidak luput dari perilaku kecurangan. Berdasarkan hasil Survei Litbang Media Group (2007) mayoritas anak didik, baik dibangku sekolah maupun perguruan tinggi melakukan kecurangan akademik dalam bentuk menyontek. Hal tersebut membuktikan bahwa praktik kecurangan terjadi hampir di semua tingkat pendidikan, salah satu nya adalah perguruan tinggi. Jurnal Akuntasi Trisakti Volume. 4 Nomor. 1 Februari 2017 Hal. 1-21 ISSN : 2339-0832