The 11 th University Research Colloquium 2020 Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta 77 Pengaruh Job Insecurity, Beban Kerja, Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi terhadap Turnover Intention Karyawan Milenial Eva Gayatri, Ani Muttaqiyathun* 1 Manajemen FEB, Universitas Ahmad Dahlan 2 Manajemen FEB Universitas Ahmad Dahlan *Email: animtq@mgm.uad,ac.id 1. PENDAHULUAN Generasi milenial lahir dan tumbuh di era perkembangan teknologi dan memiliki kemampuan menggunakan teknologi lebih baik dibanding generasi sebelumnya. Kemampuan ini menjadikan mereka mudah mencari informasi, lebih cepat belajar, lebih kreatif dan inovatif. Generasi milenial di tempat kerja telah menantang batas-batas kerja yang tradisional. Para karyawan generasi milenial yang memiliki ekspektasi, prioritas dan etos kerja yang unik telah mendorong manajemen SDM untuk melakukan perubahan dan harus beradaptasi dengan perubahan kultur kerja saat ini. Perubahan yang diperlukan adalah menata ulang proses pengelolaan SDM. Ada beberapa tantangan bagi manajemen SDM dalam menangani para karyawan generasi milenial. Di awal masa kerjanya mereka perlu diajarkan dan dibantu untuk masuk dalam dunia kerja profesional. Manajer SDM yang baik Abstrak Keywords: Job Insecurity, Kepuasan Kerja, Komitmen Organisasi, Turnover Intention, Milenial Generasi Milenial dianggap berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya. Mereka adalah generasi yang familiar dengan teknologi namun juga dikenal sebagai generasi yang selalu berusaha mencari peluang baru. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh job insecurity, beban kerja, kepuasan kerja dan komitmen organisasi terhadap turnover intention karyawan milenial. Responden dalam penelitian ini adalah karyawan kontrak di kantor XX Yogyakarta. Jumlah karyawan seluruhnya adalah 65 orang sehingga digunakan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini telah melewati pengujian validitas dan reliabilitas. Kemudian pengujian hipotesis menggunakan analisis regresi. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa job insecurity tidak berpengaruh signifikan terhadap turnover intention, beban kerja berpengaruh negatif signifikan terhadap turnover intention, kepuasan kerja tidak berpengaruh signifikan terhadap turnover intention dan komitmen organisasi berpengaruh positif signifikan terhadap turnover intention. Hasil pengujian secara serentak menunjukkan bahwa keempat variabel independen berpengaruh signifikan terhadap turnover intention.