22 NASKHI Jurnal Kajian Pendidikan dan Bahasa Arab NASKHI Jurnal Kajian Pendidikan dan Bahasa Arab Volume 3, No. 1, 2021 ISSN (print) : 2527-5747 ISSN (online) : 2716-3369 Homepage : https://journal.iaimsinjai.ac.id/index.php/naskhi MEMAHAMI PERBEDAAN ANTARA BAHASA ARAB FUSHAH DAN ‘AMMIYAH Amran AR 1 , Takdir 2 , Ahmad Munawwir 3 , Nurlatifah 4 1 Institut Agama Islam Muhammadiyah, Sinjai 2 Institut Agama Islam Muhammadiyah, Sinjai 3 Universitas Islam Negeri Alauddin, Makassar 4 Institut Agama Islam Muhammadiyah, Sinjai E-mail: amran.iaimsinjai@gmail.com, Tlp: +6281389013838 Abstrak Bahasa Arab Fushah dan „Ammiyah merupakan bahasa Arab yang bersumber dari bahasa Smit, penggunaan bahasa Fushah di dapatkan pada kitab suci al-Qur‟an, al-Hadis dan buku-buku ilmiah lainnya, sedangkan bahasa „Ammiyah bisa didapatkan pada ungkapan yang dipergunakan sehari - hari sebagai alat komunikasi bangsa Arab. Penelitian ini menggunakan penelitian kepustakaan (library research), penelitian ini berfokus pada pengumpulan data yang berkaitan dengan kepustakaan melalui bacaan dan catatan untuk mengolah bahan penelitian. Pra Islam, masyarakat Arab mengenal stratifikasi kefasihan bahasa. Kabilah yang dianggap paling baik bahasa Arabnya dibanding yang lain adalah Quraisy yang dikenal sebagai surat al-Arab (pusatnya masyarakat Arab). Kefasihan bahasa Quraisy ditunjang oleh tempat tinggal mereka yang secara geografis berjauhan dengan negara-negara bangsa non-Arab dari segala penjuru. Bahasa „Ammiyah adalah “bahasa dalam penyimpangan” (lughat fi al-lahn) setelah sebelumnya merupakan fenomena dalam penyimpangan bahasa. Secara perlahan tapi pasti bahasa „Ammiyah terus berkembang hingga menjelma sebagai bahasa yang otonom dengan kaidah dan ciri-cirinya sendiri. Bahasa „Ammiyah di negeri-negeri (taklukan) Islam awalnya adalah lahn yang sederhana dan masih labil karena masyarakatnya masih memiliki watak bahasa Arab yang genuin. Karena itu, di awal kemunculannya bahasa „Ammiyah di kalangan masyarakat masih mempunyai rentangan antara yang lebih dekat dengan bahasa baku (Fushah) sampai pada yang jauh darinya. Kata Kunci: Bahasa Arab, Fushah, ‘Ammiyah 1. Pendahuluan Perkembangan pembelajaran bahasa di era 4.0 begitu berkembang selaras dengan perkembangan teknologi yang begitu cepat. Berbagai informasi pengetahuan baik di bidang teknik, ekonomi, psikologi dan seni begitu mudah didapatkan begitupun dengan ilmu yang berkaitan dengan bahasa Arab, dan berbagai ilmu tersebut bisa di dapatkan dalam buku-buku berbahasa Arab.(Amran AR & Takdir, 2020). Pembelajaran bahasa Arab sangatlah dibutuhkan suatu pendekatan yang baru agar pembelajaran bahasa Arab terasa lebih menyenangkan (Takdir, 2019) Bahasa merupakan alat komunikasi antara satu bangsa dengan bangsa lain. Bangsa Arab merupakan ba ngsa yang sangat fanatik terhadap bahasanya, sehingga dengan penuh keyakinan mereka mengatakan bahwa al-Qur‟an di turunkan dengan menggunakan bahasa Arab, karena pada hakekatnya Nabi Muhammad SAW di lahirkan di bangsa Arab. Kecintaan orang Arab akan bahasanya ini, membuat bahasa Arab begitu cepat berkembang. Bahasa Arab merupakan salah satu rumpun bahasa Semit, dipergunakan oleh suku Arab yang tinggal di Semenanjung Jazirah Arab. Masyarakat pra Islam terdiri dari berbagai kabilah dan sejumlah dialek bahasa yang berbeda satu dengan lainnya, perbedaan tersebut dilandasi atas kondisi dan perbedaan dari masing-masing kabilah (Wafi, 1983).