1 Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan http://ejournal.stikesmuhgombong.ac.id Volume 16, No 1, Juni 2020, Hal 1-7 DOI.10.26753/jikk.v16i1.383 p-ISSN 1858-0696 e-ISSN 2598-9855 Abstract Keywords: Diabetes melitus, Massage effleurage, Sensasi proteksi kaki Diabetes Melitus (DM) merupakan gangguan dalam proses sekresi insulin dan resistensi insulin yang berdampak pada meningkatnya nilai glukosa dalam darah. Peningkatan kadar gula darah pada pasien DM dapat mengakibatkan neuropati perifer dan terjadi penurunan sensasi proteksi kaki. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas massage effeurage selama 4 minggu terhadap sensasi proteksi kaki pasien dengan DM. Penelitian ini merupakan studi kuantitatif dengan quasi eksperimental pre-post design, melibatkan 95 responden yang dipilih dengan purposive sampling technique dan dibagi dalam kelompok intervensi sebanyak 71 responden dan kelompok kontrol 24 responden. Sensasi proteksi diukur menggunakan monoflament 10 g pada 10 area di kaki. Uji statistik Wilcoxon menunjukkan terdapat perubahan sensasi proteksi kaki sebelum dan sesudah intervensi dengan nilai p= 0.02 (< 0.05); dan uji statistik Mann-Whitney menunjukkan terdapat perbedaan signifkan sensasi proteksi kaki pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan p=0.000. Secara simultan variabel independen dalam penelitian ini memberikan pengaruh sebanyak 40.7 % terhadap sensasi proteksi kaki. Intervensi massage effeurage dapat diterapkan untuk mencegah ulkus diabetik akibat penurunan sensasi proteksi kaki dan perlu dilakukan kunjungan rumah pada pasien DM untuk memberikan penyuluhan kesehatan tentang pencegahan dan perawatan DM, sehingga pengetahuan pasien DM dapat meningkat serta memiliki perilaku yang baik tentang pengaturan diit dan kepatuhan menjalani terapi. I. PENDAHULUAN Diabetes melitus (DM) merupakan suatu keadaan gangguan metabolisme yang disebabkan ketidakmampuan sekresi insulin, kerja insulin, atau keduanya (Yang et al., 2014). Pada DM tipe 2 terjadi penurunan produksi insulin dan resistensi insulin. Meskipun pada diabetes jenis ini pasien tidak tergantung pada insulin eksogen, tetapi sangat ditekankan untuk pasien dapat memperbaiki pola pola hidup seperti kepatuhan terhadap diit DM, meningkatkan aktivitas, dan patuh terhadap regimen pengobatan (American Diabetes Association, 2019) Penderita DM dunia diperkirakan sebanyak 415 juta jiwa pada 2015 (International Diabetes Federation, 2017) dan jumlah ini kemungkinan akan meningkat dua kali lipat pada tahun 2030 tanpa intervensi apapun. EFEKTIVITAS MASSAGE EFFLEURAGE TERHADAP SENSASI PROTEKSI KAKI PADA PASIEN DIABETES MELITUS Marlin Eppang*, Dewi Prabawati STIK Sint Carolus Jl. Salemba Raya 41, Jakarta Pusat *e-mail : deprab24@yahoo.com