ISSN (Online) 2747-0563 Seminar Nasional Informatika Bela Negara (SANTIKA) Volume 1 Tahun 2020 76 Analisis Perancangan Multimedia Streaming Berbasis Software Defined Network I Made Suartana 1* , Aditya Prapanca 2 1,2 Jurusan Teknik Informatika, Universitas Negeri Surabaya 2 adityaprapanca@unesa.ac.id *Corresponding author email: madesuartana@unesa.ac.id Abstrak— Peningkatan penggunaan jaringan internet terutama untuk penggunaan layanan multimedia, menimbulkan permasalahan baru terkait dengan kualitas layanan. Aplikasi multimedia memerlukan kualitas layanan (QoS) yang berbeda dari aplikasi jaringan sederhana. Layanan multimedia membutuhkan lebih banyak througput, pengiriman lossless, dan delay yang ketat. Salah satu solusi untuk mendukung kualitas layanan dalam jaringan multimedia yang banyak dijadikan topik pembahasan terutama dalam topik penelitian jaringan komputer adalah penggunaan Software Defined Network (SDN) sebagai komponen penunjang dalam perancangan atau pembuatan infrastruktur jaringan komputer. Dalam penelitian ini, bertujuan untuk mengadopsi keunggulan yang disediakan SDN untuk diterapkan guna mengatasi permasalahan dalam multimedia streaming dan untuk meningkatkan kualitas layanan yang disediakan oleh multimedia streaming. Pengujian dilakukan dengan membandingkan hasil simulasi dalam hal ini nilai througput yang dikonsumsi (throughput) dan rata-rata delay yang dihasilkan dibandingkan dengan standar ITU G.1010. Hasil dari penelitian didapatkan implementasi multimedia streaming dengan mengintegrasikan SDN memiliki kualitas delay rata-rata kurang dari 150 ms dengan kategori Excelent. Sedangkan peningkatan througput didapatkan dengan menerapkan QoS pada jaringan. Kata Kunci— Software Defined Network, Kualitas Layanan, Multimedia, streaming, ITU G1010. I. PENDAHULUAN Penggunaan jaringan Internet Protocol (IP) semakin meningkat dari tahun ke tahun. Alasan utama untuk perkembangan internet adalah kemampuan internet untuk menyediakan layanan yang bermanfaat dan disukai oleh miliaran pengguna. Menurut data dari internet-society, penggunaan internet hampir 4 miliar orang di seluruh dunia. Lebih dari 54% orang dari seluruh penduduk dunia menggunakan internet dan persentasenya meningkat sepuluh kali lipat antara tahun 2000 dan 2018 [1]. Layanan atau aplikasi internet yang banyak digunakan adalah multimedia seperti: Voice over IP (VoIP), Video-on-Demand (VoD), dan teknologi IP Television (IPTV), konferensi video dengan kualitas high-definition dan aplikasi lain yang sifatnya real- time. Layanan multimedia digunakan dalam berbagai bidang tidak terkecuali dalam bidang pendidikan. Dalam bidang pendidikan penggunaan multimedia streaming khusunya untuk menunjang proses belajar mengajar seperti: Aplikasi Multimedia Interaktif untuk proses belajar mengajar dalam materi Geometri Analitis [2] dan [3] penggunaan teknologi multimedia untuk meningkatkan pembelajaran secara mandiri dalam kursus online. Dengan peningkatan penggunaan aplikasi multimedia dibutuhkan juga peningkatan infrastruktur guna memenuhi kualitas layanan yang diberikan. Hal ini dikarenakan aplikasi multimedia memerlukan kualitas layanan (QoS) yang berbeda dari aplikasi jaringan sederhana. Layanan multimedia membutuhkan lebih banyak througput, pengiriman lossless, dan delay yang ketat. Teknologi informasi (TI) telah berkembang sangat pesat dalam beberapa tahun terakhir. Dengan munculnya komputasi awan, banyak instansi dan paradigma bisnis menghadapi perubahan potensial dan mungkin dapat menghilangkan proses pemeliharaan infrastruktur TI. Kinerja real-time dan persyaratan ketersediaan (high availability) telah mendorong jaringan telekomunikasi untuk mengadopsi konsep baru dari model cloud: software-defined networking (SDN) dan network function virtualization (NFV). NFV memperkenalkan fungsi jaringan baru di lingkungan TI dengan standar yang terbuka(open standard), sementara SDN bertujuan untuk mengubah fungsi jaringan. SDN dan NFV adalah teknologi pelengkap, mereka tidak bergantung satu sama lain. Namun, kedua konsep dapat digabungkan dan memiliki potensi untuk mengurangi tantangan dari jaringan yang ada saat ini [4]. Penerapan SDN dalam perancangan atau pembuatan infrastruktur jaringan komputer bukan merupakan suatu hal yang baru. Penelitian [5] menerapkan sistem arsitektur dan emulator untuk multimedia streaming melalui multi-domain SDN. [6] Menggunakan SDN untuk infrastruktur broadcast video pada jaringan komputer. Sedangkan untuk kualitas layanan [7] menggunakan SDN untuk menjamin kualitas layanan dalam jaringan. Dalam penelitian ini, bertujuan untuk mengadopsi keunggulan yang disediakan SDN untuk diterapkan guna mengatasi permasalahan dalam multimedia streaming dan untuk meningkatkan kualitas layanan yang disediakan oleh multimedia streaming. Penelitian ini diharapkan dapat menggambarkan manfaat menggunakan SDN khususnya dalam lingkungan penggunaan aplikasi multimedia streaming dan layanan sejenis lainnya. Kedepannya diharapkan pengembangan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi SDN, dari skalabilitas, keandalan dan masalah keamanan.. II. SOFTWARE DEFINED NETWORK Software-defined networking (SDN) adalah istilah payung yang mencakup beberapa jenis teknologi jaringan yang