E-ISSN: 2615-7721 P-ISSN: 2620-8512 Vol 4, No. 1 (2020) 269 Seminar Nasional dalam Rangka Dies Natalis ke-44 UNS Tahun 2020 Strategi Ketahanan Pangan Masa New Normal Covid-19 Pemberdayaan Digital Marketing Tourism Karang Taruna Desa Kemuning pada Destinasi Wisata Pasar Mbatok Annisa Qurrota A’yun, Suminah, dan Hanifah Ihsaniyati Universitas Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami 36 A Kentingan Surakarta Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proses pemberdayaan karang taruna Desa Kemuning oleh GenPI (Generasi Pesona Indonesia). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pemilihan lokasi secara sengaja ( purposive), yaitu Desa Kemuning Kabupaten Karanganyar dengan pertimbangan karang taruna Desa Kemuning mengelola Pasar Mbatok yang merupakan satu-satunya pasar digital GenPI di Kabupaten Karanganyar. Hasil penelitian menjelaskan proses pemberdayaan karang taruna Desa Kemuning oleh GenPI yang melewati tahap memenuhi unsur partisipasi masyarakat, mengadakan kegiatan untuk peningkatan kapasitas SDM, implementasi program pasar digital di masyarakat,dan pengawasan pelaksanaan program bersama masyarakat. Kata kunci: digital marketing, generasi pesona indonesia, karang taruna, pariwisata, pemberdayaan Pendahuluan Pariwisata merupakan sektor yang menjanjikan dalam pembangunan ekonomi negara untuk kesejahteraan masyarakat. Menurut Rahayu (2016) pariwisata saat ini menjadi salah satu mesin penggerak perekonomian karena kehadiran pengunjung memberi konstribusi terhadap kemakmuran sebuah negara. Pariwisata menjadi pilihan utama dalam pengembangan wilayah. Maka diperlukan pengembangan pariwisata dengan mendukung promosi pariwisata secara global guna menarik pengunjung yang lebih luas. Sekarang adalah eranya digital marketing dalam kegiatan pemasaran termasuk pemasaran bisnis disektor pariwisata (Puspawati, 2018). Menurut Ridwan Sanjaya & Joshua Tarigan (2009) Digital marketing adalah kegiatan marketing termasuk branding yang menggunakan berbagai media berbasis web seperti blog, web site, e-mail, adwords, ataupun jejaring sosial. Kegiatan tersebut dapat diwujudkan melalui digital marketing tourism untuk