PROSIDING SEMINAR NASIONAL RISET TEKNOLOGI TERAPAN: 2020. 1 EKSISTENSI KEARIFAN LOKAL BERCOCOK TANAM DALAM MEMPERTAHANKAN KETAHANAN PANGAN LOKAL (Studi Masyarakat Desa Bilalang 1) Meity Melani Mokoginta¹ Merita Ayu Indrianti² ¹Fakultas Pertanian,minat Agribisnis, Universitas Muhammadiyah Gorontalo Correspondent author : meitymokoginta@umgo.ac.id ²Fakultas Pertanian,minat Agribisnis, Universitas Muhammadiyah Gorontalo Correspondent : ayusutarto@umgo.ac.id ABSTRAK Penelitian ini dilaksanakan untuk mengetahui eksistensi kearifan lokal masyarakat Bolaang Mongondow dalam mempertahankan ketahanan pangan lokal di daerah Bolaang mongondow, adapun variable penelitian meliputi 1). Untuk mengetahui jenis-jenis kearifan lokal yang dilakukan petani lokal dalam melakukan bercocok tanam. 2). Untuk mengetahui klasifikasi jenis-jenis tanaman yang menggunakan kearifan lokal dalam bercocok tanam. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Subjek penelitian adalah komunitas masyarakat Desa Bilalang yang memiliki kebun dan bercocok tanam dengan menggunakan kearifan lokal. Data dikumpulkan dari sumber primer dan sekunder. Sumber primer dilakukan dengan observasi langsung ( natural observation),untuk pendalaman (indepth review) dilakukan wawancara dengan teknik snowball sampling. Data sekunder diperoleh melalui eksplorasi jurnal, laporan penelitian serta sumber-sumber pustaka yang relevan. Anlisa menggunakan pendekatan interaktif yang meliputi reduksi data (data reduction), sajian data (data display)dan penarikansimpulan (conclusion drawing) serta verifikasi dan validasi (triangulation). Hasil penelitian mengambarkan bahwa 1). Jenis-jenis kearifan lokal masyarakat Bolaang Mongondow dalam bercocok tanam terdiri dari dua tahapan yaitu pra bercocok tanam yaitu penyiapan lahan dan disaat bercocok tanam. 2). Klasifikasi Jenis tanaman yang mengunakan kearifan lokal terdiri dari tanaman kehutanan, tanaman perkebunan, tanaman pertanian dan palawija. Keyword : Kearifan lokal, bercocok tanam, ketahanan pangan. ABSTRACT This research was conducted to determine the existence of local wisdom of the Bolaang Mongondow community in maintaining local food security in the Bolaang Mongong area, while the research variables include 1). To find out the types of local wisdom carried out by local farmers in planting. 2). To find out the classification of types of plants that use local wisdom in farming. To reveal the research objectives the researchers used a qualitative research method by using interviews with local farmers and the data were presented in descriptive form and described in accordance with facts. The results of the study illustrate that 1). The types of local wisdom of the Bolaang Mongondow community in farming consist of two stages, namely pre-farming, namely land preparation and when planting. 2). Classification The types of plants that use local wisdom consist of forestry plants, estate crops, agricultural crops and secondary crops. Keyword: Local wisdom, farming, food security PENDAHULUAN Masyarakat Indonesia merupakan masyarakat petani sehingga Kegiatan-kegiatan bercocok tanam dalam kegiatan perkebunan dan pertanian yang merupakan bagian tak terpisahkan dari pertumbuhan sosial budaya masyarakat desa. Begitu banyaknya jenis- jenis kearifan lokal masyarakat yang dapat membantu dalam pemanfaatan sumberdaya alam agar