NILAI SUFISTIK DALAM KUMPULAN PUISI KASIDAH CINTA KARYA JALALUDDIN RUMI Endang Sulistyowati 1 , Noor Indah Wulandari 2 , Akhmad Cahyo Setio 3 1), 2) Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Banjarmasin Jalan Sultan Adam, Komplek H. Iyus, No. 18 RT.23 Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kode pos 70121 email: endangsulistyowati56@gmil.com 3) Alumni Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia STKIP PGRI Banjarmasin Jalan Sultan Adam, Komplek H. Iyus, No. 18 RT.23 Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Kode pos 70121 email: ABSTRAK Puisi sufistik merupakan salah satu bentuk karya sastra yang mengandung nilai-nilai hikmah yang dalamnya terdapat sebuah pesan moral yakni, hanya mencukupkan diri kepada Allah saja tanpa bergantung padamakhluk ciptaan-Nya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan nilai-nila sufistik yang terdapat pada kumpulan puisi Jalaluddin Rumi. Simpulan dari penelitian ini ialah sebagai berikut: (1) makna puisi dengan telaah heuristik yaitu telaah untuk meperjelas arti setiap bait puisi dengan memberikan sisipan kata antara satu hingga tiga belas kata sehingga pembacaannya menjadi jelas seperti pada puisi berjudul “Bayangan” pada bait satu “sejak bayanganmu bermukim di (dalam) dada, sedangkan penambahan keterangan hingga tiga belas kata seperti “Di atas tanah mana pun (jika engkau berada di sana maka akan menjadi sejuk dan menenangkan bagai berteduh di dalam) kebun yang rimbun. Pemberian sisipan tersebut ditandai dengan memberikan tanda kurung. (2) makna puisi dengan telaah hermeneutik yaitu penafsiran puisi berdasarkan konvensi bahasanya terhadap makna yang tersirat, sehingga dapat diketahui makna aslinya. Seperti Ya’juj dan Ma’juj yang melambangkan kekacauan, kesengsaraan, dan menyebabkan ketakutan. (3) dalam puisi yang berjudul “Bayangan” terdapat nilai sufistik yaitu mahabbah, tobat, wara dan sabar. Kata kunci : sufistik, puisi, semiotik PENDAHULUAN Sastra merupakan sebuah bentuk komunikasi dengan khas tertentu yang diungkapkan menggunakan bahasa lisan atau pun tulisan.Bahasa yang digunakan dalam sastra sangat memperhatikan nilai estetik. Sastra dapat menggambarkan atau mencerminkan suatu keadaan tertentu bahkan sastra juga merupakan suatu cerminan keadaan jiwa terhadap suatu fenomena tertentu. Sastra memiliki macam-macam jenis diantaranya ada novel, cerpen, drama, dan puisi. Puisi merupakan salah satu bentuk khasanah sastra yang sangat beragam jenisnya. Puisi terbagai menjadi dua jenis, ada puisi lama dan puisi baru atau puisi kontemporer. Sajak-sajak puisi Jalaluddin Rumi 170 Stilistika: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya ISSN 2527-4104 Vol.3 No.2, 1 Oktober 2018 Nilai Sufistik dalam Kumpulan Puisi Kasidah Cinta Karya Jalaluddin Rumi