Jurnal Public Policy Vol.5, No.2, Oktober 2019 jpp@utu.ac.id P-ISSN: 2477-5738, E-ISSN: 2502-0528 62 INDOMARET MILIK SIAPA? IMPLEMENTASI DAN PEMINGGIRAN PEDAGANG KECIL DALAM PRAKTEK PEMBERIAN IZIN MENDIRIKAN TOKO MODERN DI MEULABOH Fatma Wati 1 , Mursyidin 2 , Vellayati Hajad 3* 1 Jurusan Ilmu Administrasi Negara Universitas Teuku Umar Email: fatmawatisy06@gmail.com 2 Jurusan Sosiologi Universitas Malikussaleh/Universitas Teuku Umar Email: mursyidinza@unimal.ac.id 3 Jurusan Ilmu Administrasi Negara Universitas Teuku Umar Email: vellayati.hajad@utu.ac.id Abstrak Implementasi Peraturan Menteri Perdagangan Republik tentang kehadiran toko modern seperti indomaret di Kota Meulaboh Kabupaten Aceh Barat yang berdampak pada banyaknya jumlah indomaret dan mengganggu eksistensi toko tradisonal milik masyarakat setempat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus (case-study) dengan narasumber Kepala Bidang Perdagangan di Dinas Perdagangan, Kasi Pelayanan dan Staff Perizinan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Sekretaris Ikatan Pedagang Aceh Barat, Karyawan Toko Modern (Indomaret), Pedagang Tradisional/Pedagang Kelontong dan Masyarakat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan implementasi yang diterbitkan Permendagri terutama terkait pedoman penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern yang dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Aceh Barat belum sepenuhnya berjalan dengan efektif, hal tersebut dikarenakan belum adanya kebijakan turunan yang mengatur lebih lanjut terkait pendirian pasar modern seperti indomaret, dan dalam implementasi tersebut juga terdapat misskomunikasi dan non-koordinasi diantara dua pihak pelaksana kebijakan. Selain memberikan dampak positif seperti dapat meningkatkkan pajak pendapatan asli daerah, namun kehadiran indomaret juga memberikan dampak negatif karena semakin meminggirkan dan bahkan mematikan bisnis pedagang di toko tradisional karena adanya pergeseran kebiasaan konsumen, jarak atau posisi yang berdekatan antara toko modern dan tradisional. Kata kunci: implementasi, indomaret, peminggiran, pedagang kecil, toko modern WHO OWNS INDOMARET? IMPLEMENTATION AND MARGINALIZATION OF POOR SELLERS IN THE PRACTICE OF GIVING PERMITS TO ESTABLISH A MODERN SHOP IN MEULABOH Abstract Implementation of the Republic of Indonesia's Minister of Trade Regulation regarding the presence of modern shops such as Indomaret in Meulaboh City, West Aceh Regency, which has an impact on the large number of Indomarets and disrupts the existence of traditional shops owned by local communities. This study used a qualitative method through a case study