46 | Acta Pharmaciae Indonesia September 2018, 6(2) 46-50; E-ISSN: 2621-4520 DOI: 10.5281/zenodo.3707211 Uji Fitokimia dan Antioksidan Ekstrak Etanol Buah Terung Asam (Solanum ferox L) Phytochemistry Screening and Antioxidant Test of Ethanol Extract of Terung Asam (Solanum ferox L) ABSTRAK Syarpin*, Wahyu Nugroho, Sari Rahayu *Jurusan Pendidikan MIPA, Program Studi Pendidikan Kimia, FKIP, Universitas Palangka Raya (UPR). Palangka Raya. syarpin@chem.upr.ac.id Kata kunci: terung asam, antioksidan, Solanum ferox L, fitokimia Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan senyawa kimia dan aktivitas antioksidan ekstrak etanol buah terung asam (Solanum ferox L). Untuk mencapai tujuan tersebut digunakan beberapa cara yaitu dengan melakukan uji fitokimia alkaloid, terpenoid, steroid, saponin, fenolat secara umum, dan flavonoid. Hasil dari uji fitokimia menunjukkan reaksi positif terhadap beberapa pereaksi yaitu uji alkaloid, uji terpenoid, uji fenolat dan uji flavonoid. Sedangkan uji steroid dan saponin tidak memberikan hasil yang positif terhadap pereaksi. Selanjutnya dilakukan uji antioksidan dan diperoleh nilai IC 50 sebesar 177,16 ppm. Sehingga dapat disimpulkan ekstrak etanol buah terung asam memiliki aktivitas antioksidan sedang. Keywords: terung asam, Solanum ferox L, phytochemstry This research aims to identify the number of chemical compounds and the antioxidant reaction of the ethanol extract of Dayak eggplant (Solanum Ferox L). In order to achieve this, the several methods used included the conduct of phytochemical tests alkaloids, terpenoids, steroids, saponins, general phenolics, and flavonoids. The result of this test showed a positive reaction toward several reagents including alkaloid test, terpenoid test, phenolic test, and flavonoid test. Meanwhile, the steroid test and saponin test did not indicate positive results to the reagents. The antioxidant test performed showed an IC50 value of 177,16 ppm. Therefore, it can be concluded that ethanol extract has medium/moderate antioxidant activity. Pendahuluan Suku Dayak merupakan suku yang mendiami pulau Kalimantan secara umum tidak terkecuali Kalimantan Tengah. Suku Dayak yang tinggal di kawasan hutan masih memanfaatkan tumbuhan yang ada sebagai bahan baku obat-obatan. Pengetahuan tentang pengobatan secara tradisional dengan memanfaatkan tumbuh-tumbuhan diperoleh secara turun temurun dari nenek moyang mereka dan sampai saat ini masih dilakukan, bahkan ramuan obat-obatan yang mereka buat diperjualbelikan di pasar tradisional. Salah satu tumbuhan yang digunakan oleh masyarakat Kalimantan Tengah sebagai obat adalah buah terung asam. Tidak hanya digunakan sebagai bahan masakan, buah terung asam juga memiliki kegunaan dan khasiat untuk mengobati sakit gigi. Sementara rebusan akar digunakan sebagai air mandi untuk mengobati demam dan dibuat untuk campuran obat luka, obat gatal-gatal serta obat sakit badan. Penggunaan buah