ISSN : 25983814 (Online), ISSN : 14104520 (Cetak) Buletin Utama Teknik Vol. 16, No. 2, Januari 2021 64 IMPLEMENTASI TEKNOLOGI BARCODE PADA PENDATAAN BARANG DENGAN METODE RAD Arief Muhammad 1) , Marina Elsera 2) , Septiana Dewi Andriana 3) Sistem Informasi, Fakultas Teknik dan Komputer, Universitas Harapan Medan Jl. HM Jhoni No 70 Medan, Indonesia ariefmuhammad648@gmail.com Abstrak Sebuah kode batang (atau barcode) adalah suatu kumpulan data optik yang dibaca mesin. Sebenarnya, kode batang ini mengumpulkan data dalam lebar (garis) dan spasi garis paralel dan dapat disebut sebagai kode batang atau simbologi linear atau 1D (1 dimensi). Berkaitan dengan proses perhitungan barang masuk dan keluar dalam pendataan sering terjadi permasalahan berupa ketidak cocokan data ini disebabkan akibat kesalahan manusia (humam error) dimana terjadi kelalaian yang dilakukan oleh petugas atau karyawan, kelalaian yang dilakukan terjadi ketika karyawan melakukan pendataan saat banyak barang masuk dan ke luar sehingga karyawan sering melakukan kesalahan karena kurang teliti dalam melakukan pendataab, sehingga perlu adanya sistem pendataan barang masuk dan ke luar menggunakan barcode berbasis android yang dapat mengurangi permasalahan yang ada. Tujuan dari penelitian ini ialah Membantu perusahaan dan karyawan dalam mengelola data barang masuk dan data barang ke luar. Memberikan keamanan dengan menggunakan sistem barcode dan Membantu pengembangan bisnis sehingga dapat bersaing. Kata-Kata Kunci : Barang, Android, Unified Modelling Language (UML) I. Pendahuluan Ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dewasa ini terus mengalami kemajuan yang pesat. Dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari, peralatan elektronik menjadi penunjang dalam menjalankan pekerjaan [1]. Salah satu peralatan elektronik tersebut ialah komputer. Komputer saat ini banyak digunakan untuk menunjang aktifitas jual-beli, misalnya digunakan untuk transaksi penjualan, transaksi pembelian, transaksi pemesanan maupun untuk keperluan lainnya [2]. perusahaan sekarang mulai memanfaatkan teknologi informasi guna mengejar profit selain itu teknologi informasi juga sangat bermanfaat dalam menjalankan proses bisnis yang ada pada suatu perusahaan, banyak perusahaan- perusahaan yang tetap menggunakan tenaga manual dari proses bisnis mereka terutama di dalam bidang pergudangan [3] Persediaan barang dalam suatu kegiatan transaksi sangat berpengaruh pada tingkat kepuasan konsumen terhadap pelayanan dari suatu tempat perbelanjaan [4][5]. Ilustrasi ini memberikan gambaran pentingnya sebuah aplikasi yang mempunyai kemampuan dalam memberikan informasi ketersediaan barang dengan cara mencocokkan id barang yang ada di rak display dengan jumlah ketersediaan barang di gudang atau lokasi lain. Sistem ini pun mestinya dapat digunakan secara bergerak karena masing-masing tipe dan jenis barang berada pada lokasi yang berbeda-beda [6]. Inventori adalah suatu konsep yang menggambarkan sumber daya yang dapat digunakan atau belum dipergunakan. Salah satu penerapan teknologi informasi yaitu pada sistem inventaris barang karena pencatatan inventori sangat memiliki pengaruh besar dalam perusahaan untuk memudahkan pelaporan persediaan barang yang ada dalam gudang untuk barang jadi maupun mentah agar dapat mendukung pengambilan keputusan dan memperbaiki kualitas sistem yang sudah ada [7]. Adapun tujuan penelitian ini adalah Untuk mengetahui pendataan barang yang ada secara cepat dan terkomputerisasi dan Agar dapat menghasilkan data pergudangan dan informasi yang akurat kemudian Untuk merancang sistem pendataan barang berbasis android agar lebih efektif dan efisien II. Metode Penelitian Adapun tahapan penelitian yang dilakukan dalam menyelesaikan perancangan ini adalah: 1). Penelitian Pustaka (Library Research) Pada tahap ini, dilakukan pencarian informasi dan referensi melalui buku-buku, internet, atau bahan lainnya yang berkaitan dengan topik yang dibahas, seperti tentang penerapan pendataan barang 2). Pengumpulan Data Pada tahap ini mengumpulkan bahan-bahan berupa hardware, software dan buku-buku yang berhubungan dengan perancangan yang dibuat. 3). Analisis perancangan sistem Pada tahap ini menggunakan tahapan dari metedologi RAD yang meliputi tahap perencanaan, kebutuhan sistem, desain sistem serta pengujian sistem dan merangkumnya sehingga dapat ditarik kesimpulan yang dijadikan tolak ukur pembuatan dan pengembangan sistem 4). Implementasi dan pengujian sistem Pada tahap ini, dilakukan implementasi dan pengujian sistem berdasarkan rancangan yang dilakukan pada tahap sebelumnya.