391 ISBN: 979-26-0280-1 Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi Terapan (SEMANTIK) 2015 Model Konseptual Kualitas Website Pemerintah Terhadap Kepuasan Pengguna, Adopsi Website, dan Kemanfaatan Website Robert Silas Kabanga *) , Hanung Adi Nugroho **) , Wing Wahyu Winarno ***) Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Universitas Gadjah Mada E-Mail: * silas.cio14@mail.ugm.ac.id, ** adinugroho@ugm.ac.id, *** wing@mail.ugm.ac.id Abstrak Kemajuan teknologi informasi saat ini berpengaruh pada transformasi pelayanan masyarakat di pemerintahan. Pelayanan pemerintah secara bertahap mengikuti perubahan dari menggunakan teknologi konvensional/manual menjadi berbasis teknologi informasi. Website pemerintah sebagai salah satu layanan elektronis dituntut mampu memenuhi kebutuhan informasi publik dengan kualitas yang baik. Banyak dijumpai pada website pemerintah, kurangnya informasi dan program kegiatan yang diperlukan masyarakat. Salah satu penyebab hal ini adalah karena belum adanya suatu model website dengan kualitas yang tepat dan cocok (fit) untuk penyebaran informasi instansi pemerintah. Maka dengan kondisi tersebut, penelitian ini akan menguji kualitas website pemerintah dengan mengajukan model konseptual kualitas website yang sesuai dengan kebutuhan pengunjung website untuk mengadopsi website tersebut dan mempunyai dampak terhadap kemanfaatan layanan website pemerintah. Studi literatur pada beberapa penelitian tentang kualitas website pemerintah menjadi dasar enam dimensi konstruk model konseptual yang diajukan, yaitu: service quality, system quality, information quality, user satisfaction, website adoption, dan website benefits. Hasil dari penelitian ini diharapkan dapat memberikan suatu model kualitas website yang berimplikasi pada peningkatan pelayanan e-Government. Kata kunci: e-Government, Model Kualitas Website, Adopsi Website, Kepuasan Pengguna, Kemanfaatan Website. 1. PENDAHULUAN Salah satu tantangan terbesar dalam mewujudkan keberhasilan implementasi e- Government adalah bagaimana menyediakan suatu pelayanan publik berbasis elektronis dengan baik dan memenuhi kebutuhan masyarakat [1]. Yildiz mengemukakan pentingnya merumuskan model konsep e- Government yaitu sebagai acuan kebutuhan transformasi proses birokrasi berbasis layanan elektronis dengan menguji masing-masing dimensi dan orientasi administrasi publik yang menjadi fokus e-Government [2]. Website sebagai salah satu sistem informasi pemerintah dituntut mampu memberikan layanan elektronis yang lebih baik dari layanan berbasis manual/konvensional. Banyak dijumpai pada website pemerintah, kurangnya penyampaian informasi dan program kegiatan yang diperlukan masyarakat. Website yang dibangun hanya sebagai formalitas bahwa instansi tersebut telah melaksanakan implementasi e-government. Salah satu penyebab hal ini adalah karena belum adanya suatu model website dengan kualitas yang tepat dan cocok (fit) untuk penyebaran informasi instansi pemerintah. Maka dengan kondisi tersebut, penelitian ini akan menguji kualitas website pemerintah dengan mengajukan model konseptual kualitas website yang sesuai dengan kebutuhan pengunjung website untuk mengadopsi website tersebut dan mempunyai dampak terhadap kemanfaatan layanan website pemerintah baik untuk instansi itu sendiri maupun masyarakat. Teknologi informasi dan komunikasi memberikan dua keuntungan pada sistem informasi tata kelola pemerintahan, yaitu: (1) efisiensi operasional yang meningkat karena biaya dapat ditekan dan produktivitas ditingkatkan (2) pelayanan publik dengan kualitas yang lebih baik [3]. Kualitas website sebagai suatu produk perangkat lunak sistem informasi dalam beberapa literatur, erat kaitannya dengan tingkat pengukuran atribut dan karakteristik