KOPERTIP: Jurnal Ilmiah Manajemen Informatika dan Komputer E-ISSN : 2549-9351 Vol. 05 No. 02 Bulan Juni 2021, pp.36-41 P-ISSN : 2549-211X http://jurnal.kopertipindonesia.or.id/ 36 Penerapan Metode Two-Step Cluster Untuk Pengelompokan Desa Berdasarkan Kepadatan Penduduk Irma Sumiati 1 , Abdul Rasyid Faiq Adinata 2 , Muhammad Harun Al- Musa 3 , Ruli Herdiana 4 Cep Lukman Rohmat 5 Program Studi Teknik Informatika, STMIK IKMI Cirebon, Kota Cirebon Indonesia 12 Program Studi Sistem Informasi, STMIK IKMI Cirebon, Kota Cirebon Indonesia 2 Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak, STMIK IKMI Cirebon, Kota Cirebon Indonesia 34 Email : irmarisma799@gmail.com 1 , abdulrasyid00@gmail.com 2 , musamusaalharun00@gmail.com 3 ruliherdiana@gmail.com 4 , ceplukmanrohmat@gmail.com Email Penulis Korespondensi : irmarisma799@gmail.com Abstract-Population density has a significant impact on the quality of life of the city. Due to the high population density, many problems arise. Due to the high population density, many problems arise. Population is continuously affected by the number of babies born (population growth), but at the same time it is reduced by the number of deaths that occur in all age groups. Population growth is caused by four factors, namely births, deaths, in-migration and out- migration. When immigrants enter in large numbers, the number of residents in an area or city will increase and when immigrants leave increases then the opposite is the number of residents in an area or city will decrease. This study aims to analyze the level of population density in villages in Majalengka Regency. Majalengka Regency is one of the districts in West Java. As the population of Majalengka increases every year, the population density in Majalengka Regency is quite dense. In this study, villages in Majalengka Regency were clustered using the two-step cluster method. Two-Step Cluster is a way to handle continuous and categorical variables by using Bayesian Information Criterion (BIC) indicators, the result of the optimal number of clusters obtained 4 clusters. In this cluster there is a cluster which is the best cluster, which is in cluster 3 with the number of villages, namely 15 villages with a population of 6,862 people. The clustering test was carried out using the silhoutte method and showed that the resulting cluster had a silhoutte value which got a sufficient value of 0.4. This indicates that the clusters formed have been well clustered. Keywords : cluster, density, Two Step Cluster Abstrak- Kepadatan penduduk memiliki dampak yang signifikan terhadap kualitas hidup kota. Karena kepadatan penduduk yang tinggi banyak masalah yang muncul. Penduduk terus menerus dipengaruhi oleh jumlah bayi yang lahir (pertumbuhan penduduk), tetapi pada saat yang sama dikurangi dengan jumlah kematian yang terjadi pada semua kelompok umur. Pertumbuhan penduduk disebabkan oleh empat faktor yaitu kelahiran, kematian, imigrasi masuk, dan migrasi keluar. Ketika imigran masuk berjumlah banyak maka jumlah penduduk di suatu wilayah atau kota akan bertambah dan ketika imigran keluar bertambah maka sebaliknya yaitu jumlah penduduk pada suatu wilayah atau kota akan berkurang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepadatan penduduk pada desa di Kabupaten Majalengka. Kabupaten Majalengka merupakan salah satu kabupaten yang ada di Jawa Barat. Seiring bertambahnya jumlah penduduk Majalengka setiap tahunnya, kepadatan penduduk di Kabupaten Majalengka cukup padat. Dalam penelitian ini, desa-desa di Kabupaten Majalengka di cluster menggunakan metode Two-Step Cluster. Two-Step Cluster adalah cara untuk menangani variabel kontinu dan kategorik dengan menggunakan indikator Bayesian Information Criterion (BIC), hasil dari jumlah cluster optimal diperoleh 4 cluster. Pada cluster tersebut terdapat cluster yang merupakan cluster terbaik yaitu terdapat pada cluster 3 dengan jumlah desa yaitu 15 desa dengan jumlah penduduk 6.862 Jiwa. Pengujian clustering dilakukan dengan metode silhoutte dan menunjukkan bahwa cluster yang dihasilkan memiliki nilai silhoutte yang mendapatkan nilai cukup yaitu 0,4. Hal ini menunjukkan bahwa cluster yang terbentuk telah ter-cluster dengan baik. Kata Kunci : cluster, kepadatan, Two-Step Cluster I. PENDAHULUAN Kepadatan penduduk merupakan suatu keadaan yang disebut lebih padat ketika jumlah penduduk dalam suatu batas ruang tertentu meningkat dibandingkan dengan luas ruang tersebut. Penduduk dapat diartikan sebagai organisme tunggal dari jenis individu yang sama yang hidup di suatu daerah dengan batas tertentu. Pertumbuhan penduduk Indonesia masih menjadi masalah utama terutama di perkotaan. Tentunya seiring dengan pertambahan jumlah penduduk, kita perlu menambah berbagai fasilitas sosial yang menunjang kehidupan masyarakat [1]-[3]. Pertumbuhan penduduk merupakan keseimbangan dinamis antara pertumbuhan dan penurunan penduduk. Hal ini tidak hanya tergantung pada jumlah bayi yang lahir, berdasarkan jenis kelamin(gender), tetapi juga pada jumlah kematian pada semua kelompok umur[4]-[6] Penduduk yang telah terdaftar sebagai penduduk dengan maksud tinggal dari tempat asalnya ke tempat tujuan selama enam bulan dapat ditetapkan sebagai penduduk tetap. Penduduk yang mengunjungi tempat tujuan secara teratur dan tidak bermaksud untuk tinggal di luar batas tempat asalnya disebut penduduk tidak tetap[7]. Migrasi juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan penduduk. Serbuan penduduk ke daerah tujuan dan perpindahan