1 PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI PENGOLAHAN GAMBAR DETEKSI MANUSIA SEBAGAI MONITORING BENCANA BANJIR Design and Implementation of Image Processing for human detection as monitoring flooded areas Kenia Puspita Merianti 1 ,Ir. Burhanuddin Dirgantoro, MT 2 , Nurfitri Anbarsanti, ST. MT 3 1,2,3 Prodi S1 Sistem Komputer, Fakultas Teknik Elektro, Universitas Telkom 1 keniamerianti@gmail.com, 2 burhanuddin@telkomuniversity.ac.id, 3 anbarsanti@telkomunivers ity.ac.id Abstrak Banjir merupakan suatu fenomena tergenangnya air yang tidak tertampung oleh drainase. Penyebab banjir tidak hanya karena drainase tetapi juga dikarenakan kondisi alam pada suatu daerah yang memiliki tanah rendah. Sehingga apabila memasuki musim hujan, daerah yang memiliki kondisi tanah tersebut mengalami air sungai yang meluap. Maka dibutuhkan sebuah sistem yang dapat membantu untuk mencari korban bencana banjir yaitu dengan pendeteksian manusia menggunakan quadcopter. Oleh karena itu sistem tersebut diimplementasikan pengolahan citra dengan HOG untuk mendeteksi obyek manusia. HOG dibangun pada sistem di laptop yang akan diaplikasikan untuk monitoring korban bencana banjir. Aplikasi ini diaplikasikan untuk Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) supaya dapat membantu pencarian korban dengan efektif. Hasil dari penelitian tugas akhir ini adalah didapat akurasi jarak optimal untuk pendeteksian objek manusia adalah 3 meter hingga 5 meter memiliki dengan hasil dalam keadaan tidak berhimpit yaitu 80 % -90 %. Sedangkan untuk waktu proses didapat hingga 76-108 ms dengan rosulusi optimal yaitu 320 x 240. Kata kunci: computer vision, deteksi manusia, HOG, pengolahan citra Abstract Flood is a phenomenon not be accommodated by drainage. The cause of the flood is not only because of drainage but also due to natural conditions in a region that has a low ground. Therefore, when the rainy season, the area has soil conditions experienced flooding river water. then the required a system that can help to search for flood victims is by human detection using quadcopter. Therefore, the system is implemented by the image processing to detect objects HOG humans. HOG is built on a system in a laptop that will be applied to monitoring flood victims. This application was applied for Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) in order to help search for survivors effectively. The results of this research are obtained optimal range accuracy for the detection of human object is 3 meters to 5 meters has to result in no circumstances coincide ie 80% -90%. As for the time to come up to 76-108 ms with optimal resolution is 320 x 240 Keywords: computer vision, human detection, HOG, image processing, 1. PENDAHULUAN Banjir merupakan suatu fenomena tergenangnya air yang tidak tertampung oleh drainase. Penyebab banjir tidak hanya karena drainase tetapi juga dikarenakan kondisi alam pada suatu daerah yang memiliki tanah rendah. Sehingga apabila memasuki musim hujan, daerah yang memiliki kondisi tanah tersebut mengalami air sungai yang meluap. Pada saat musim hujan, khususnya wilayah yang berada di daerah rendah dan padat penduduka seringkali terjadi banjir yang diakibatkan drainase yang tidak baik dan meluapnya air sungai yang akan menggenangi rumah penduduk. Hal tersebut membutuhkan evakuasi dari Badan SAR, menjadi kendala adalah lambat dan sulit evakuasi penduduk dikarenakan tebatasnya sarana dan prasarana yang digunakan dan hanya mengandalkan perahu karet . Evakuasi korban banjir dapat dibantu dengan menggunakan kamera pada pesawat drone . Pesawat drone merupakan pesawat tanpa awak yang berfungsi dengan kendali jarak jauh oleh pilot atau mampu mengendalikan dirinya sendiri. Menggunakan drone dapat memudahkan dalam melakukan evakuasi dikarenakan ISSN : 2355-9365 e-Proceeding of Engineering : Vol.3, No.2 Agustus 2016 | Page 2253 brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Open Library