J URNAL FISIKA DAN APLIKASINYA VOLUME 5,NOMOR 1JANUARI 2009 Analisis Data Well Log (Porositas, Saturasi Air, dan Permeabilitas) untuk menentukan Zona Hidrokarbon, Studi Kasus: Lapangan ”ITS” Daerah Cekungan Jawa Barat Utara Deni Irawan dan Widya Utama * Laboratorium Geofisika, Juruan Fisika, FMIPA Institut Teknologi Sepuluh Nopember Kampus ITS Sukolilo, Surabaya 60111 Totok Parafianto PT. Pertamina, Unit EP Regional Jawa Intisari Data log sumur dipakai antara lain untuk analisa penyebaran cadangan hidrokarbon dan analisa produksi hidrokarbon tentu saja terintegrasi dengan data seismik, yang menunjang upaya penentuan arah eksplorasi se- lanjutnya dan produksi pada sumur tersebut. Dalam kajian ini, dilakukan penentuan zona yang terisi hidrokar- bon pada lapangan “ITS” di cekungan Jawa Barat sebelah Utara. Data yang digunakan adalah data log GR, log SP, log resistivitas, log neutron, log densitas, dan data master log. Penetuan kondisi litologi pada zona in- terest dilakukan dengan menggunakan data master log dan metode crossplot NPHI-RHOB. Perhitungan nilai porositas effektif dilakukan melalui integrasi dari analisa data log densitas, log neutron, dan log GR. Nilai resis- tivitas air (Rw) ditentukan melalui metode Rwa dan saturasi air dengan menggunakan persamaan Archie, untuk memperoleh nilai saturasi air Sw. Melalui persamaan Tixier dengan asumsi Swirr-Sw dapat ditentukan nilai permeabilitas lapisan, yang dapat dibuat peta-peta: top struktur, porositas, saturasi air, dan permeabilitas. Dari hasil analisis data didapatkan nilai porositas tertinggi 17,57 % pada sumur ITS-24, saturasi air terendah 32,84 % pada sumur ITS-05, permeabilitas tertinggi 90955,1 md dan tebal netpay tertinggi 56 meter pada sumur ITS-06. KATA KUNCI : log analisis, porositas, saturasi air, permeabilitas,netpay I. PENDAHULUAN Meningkatnya kebutuhan industri akan sumber energi dan semakin berkurangnya cadangan minyak bumi yang tersedia, telah mendorong perusahaan minyak dan gas untuk mene- mukan cadangan baru ataupun mengelola sumur-sumur tua (brown pits) untuk menjaga kesetaraan supply and demand. Langkah eksplorasi minyak dan gas bumi (migas) saat ini menjadi semakin kompleks, mulai dari kajian awal ge- ologi dalam skala regional hingga kajian rinci skala mikro berdasarkan data well-log (sumur bor) dalam upaya men- gungkapkondisirincidarisebuah petroleum system yang dite- mukan. Well Logging merupakan metode pengukuran parameter- parameter fisika, dalam lubang bor, yang bervariasi terhadap kedalaman sumur. Hasil analisis data log sumur dapat digu- nakan untuk mengetahui karakteristik reservoar (segi porosi- tas, saturasi air, dan permeabiltas) yang digunakan antara lain untuk menentukan arah eksplorasi dan produksi selanjutnya. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis data log * E- MAIL: widya@physics.its.ac.id sumurlapangan”ITS”cekunganJawaBaratsebelahUtaraun- tuk menetukan interval zona hidrokarbon, porositas, saturasi air, permeabilitas, dan membuat peta kontur top struktur, peta kontur porositas, peta kontur saturasi air. II. DATA PENELITIAN Data yang digunakan antara lain: 1. Data Primer, yang berupa data: log GR,Log SP,log re- sistivity, log neutron,dan log densitas pada sumur ITS- 05, ITS-06, ITS-21, ITS-24, ITS-25, ITS-26, ITS-28, dan ITS-29 di lapangan ”ITS” cekungan Jawa Barat se- belah Utara 2. Data Sekunder : Kolom Stratigafi Cekungan Jawa Barat Utara Data master log (Rate Of Penetration, Mud Log, Cuting Decription) sumur ITS-25, ITS-28, ITS- 29 pada Lapangan ”ITS”. c Jurusan Fisika FMIPA ITS 090109-1