JURNAL BIOLOGI PAPUA ISSN: 2086-3314
Vol 8, No 2, Halaman: 62–67 E-ISSN: 2503-0450
Oktober 2016
Pengetahuan Masyarakat Lokal Tentang Keragaman Teripang dan
Pemanfaatannya di Pesisir Tablasupa, Depapre, Kabupaten Jayapura,
Papua
PUGUH SUJARTA*
1
, ERVINA INDRAYANI
2
1
Program Studi Biologi, Jurusan Biologi, FMIPA Universitas Cenderawasih, Jayapura, Indonesia
2
Program Studi Ilmu Kelautan, FMIPA Universitas Cenderawasih, Jayapura
Diterima: 04 Juli 2016 – Disetujui: 29 September 2016
© 2016 Jurusan Biologi FMIPA Universitas Cenderawasih
ABSTRACT
Sea cucumbers are organisms which have very important role in aquatic ecosystems as benthic biotas. The purpose
of this study is to understand the public's knowledge about the diversity of sea cucumbers and its utilization in
Tablasupa village. This study was conducted in May 2016, using a survey method by means of sampling and
interviews. The results showed that based on the knowledge of local people, there are six species of sea cucumber.
On the other hand, based on morphological identification, there were found eight species, which are Genus
Actinopyga (2 types), Bohadschia (2 types), and Holothuria (6 types). Many people take advantage of the type of
sea cucumbers for sale, and only a small portion is consumed. As a consequence of community activities is that
increase the potential of reducing the species biodiversity of sea cucumber in the region. However, the existence of
local knowledge management in this region is expected to reduce the loss of diversity and may improve the local
environment ecosystem.
Key words: benthic, ecosystems, Jayapura, Tablasupa, sea cucumbers.
PENDAHULUAN
Wilayah Papua memiliki luas perairan
mencapai 45.510 km² yang dijumpai berbagai jenis
biota laut yang bernilai ekonomi penting.
Sumberdaya pesisir merupakan salah satu
kekayaan alam yang banyak dimanfaatkan oleh
masyarakat. Pemanfaatan sumberdaya tersebut
sampai saat ini kurang memperhatikan ke-
lestariannya, akibatnya terjadi penurunan fungsi,
kualitas serta keanekaragaman hayati yang ada.
Teripang merupakan organisme yang sangat
penting peranannya pada ekosistem akuatik yaitu
sebagai biota bentik serta termasuk kelompok
organisme epifauna pengembara, yang mem-
punyai gerakan yang sangat lambat dan
menempati perairan yang sangat dangkal,
sehingga sangat mudah ditangkap, dan distribusi
yang terbatas (Purwati & Wirawati, 2009).
Beberapa hasil penelitian teripang memiliki
kandungan protein tinggi dan mempunyai
manfaat besar bagi kesehatan masyarakat (Sendih
& Gunawan, 2006).
Data mengenai pengetahuan teripang dan
pemanfaatannya di wilayah Papua dirasa masih
kurang dan khususnya di lingkungan masyarakat
pesisir Tablasupa, Depapre Kabupaten Jayapura.
Walaupun dalam masyarakat sebagaian telah
mengerti teripang dapat dikonsumsi, akan tetapi
sebagaian besar masih memilih sumber daya lain
sebagai bahan pangan sehari-hari. Hal ini sangat
menarik untuk diteliti, karena dapat memberikan
informasi lebih tentang manfaat teripang yang
lebih luas bagi masyarakat. Tujuan penelitian ini
untuk mengetahui pengetahuan masyarakat
* Alamat korespondensi:
Jurusan Biologi, FMIPA Universitas Cenderawasih.
Jl. Kamp Wolker, Waena, Jayapura, Papua. Telp./fax.:
+62967572115. e-mail: cak_puguh97@yahoo.co.id