TUGAS UJIAN 1 Nama : Artha Beatrix Panggabean, SKM NIM : 2022075015032 Judul : Perspectives Of Pregnancy Care In Rural Areas By Pregnant Women of Bugis ethnicity Penulis : Suriah Suriah dan Suci Adriani Tahun : 2022 Volume.hml : 16 Latar Belakang Kehamilan merupakan masa yang sangat penting bagi kehidupan ibu dan bayi. Konteks budaya berupa pola kebiasaan menentukan perspektif pandangan tentang asuhan kehamilan oleh berbagai etnis Indonesia. Selain itu, cara pandang ibu hamil pada etnis Bugis memicu pola pengasuhan yang dianggap sesuai dengan budaya dan selaras dengan masyarakat setempat. ecara sosio-kultural masyarakat Bugis masih saja bertahan dengan cara-cara tradisional dan tidak mengalami perkembangan, kebudayaan yang sampai sekarang ini masih mereka jalani yaitu perawatan kehamilan dan persalinan dipercayakan sepenuhnya kepada dukun atau sanro (sebutan dalam bahasa bugis). Dukun atau sanro yang ahli dalam persalinan dinamakan “sanro mappakiana”. Dukun atau sanro yang mereka gunakan ha nya orang yang terpercaya ahli dalam persalinan dan sudah menjadi sanro dalam keluarga secara turun-temurun. Masyarakat etnis Bugis di pedesaan memandang perlunya pola perilaku dan kebiasaan selama hamil dan bersalin berdasarkan anjuran dukun ( sanro). Saran-saran ini termasuk perawatan pada tahap awal dan akhir kehamilan, dan kepatuhan yang cukup diasumsikan untuk memastikan kebaikan dan keamanan selama persalinan. Tradisi awal kehamilan yang dilakukan oleh suku Bugis ditandai dengan makkatenni sanro , sebagai upacara melahirkan kepada dukun, yang dipilih berdasarkan kesepakatan keluarga. Selanjutnya, prosesi mappanre hingga mangideng dilakukan pada bulan-bulan awal, terutama pada saat mengidam makanan tertentu. Nasihat yang diberikan selama fase ini meliputi pantangan makanan dan perilaku tertentu oleh calon ibu dan ayah. Selain itu, peran dukun dan keluarga sangat erat kaitannya, terlihat dari aspek pengaturan makanan dan perilaku tabu selama kehamilan. Oleh karena itu, diperlukan