Jurnal Sport Science ISSN :2620-4681 (online), ISSN :1907-5111 (print) 107 GAMBARAN AKTIVITAS FISIK BERKORELASI DENGAN KESEIMBANGAN DINAMIS LANSIA Nungki Marlian Yuliadarwati Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang e-mail: nungki@umm.ac.id Mia Agustina Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang Safun Rahmanto Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang Susi Susanti Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang Septyorini Program Studi Pendidikan Profesi Fisioterapi Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Malang ABSTRAK Terjadi penurunan sensasi pada sistem vestibular pada usia 30 tahun diantaranya vestibular ocular reflex (VOR) yang akan mengalami percepatan penurunan pada usia 55-60 tahun. Penurunan ini dapat meningkatkan gangguan keseimbangan pada lansia dengan aktivitas fisik rendah. Penelitian ini bertujuan untuk memaparkan korelasi aktivitas fisik dengan keseimbangan dinamis pada lansia dengan jumlah sampel sebanyak 62 lansia. Penelitian ini termasuk penelitian non eksperimental dengan desain penelitian observasional analitik menggunakan pendekatan cross sectional dengan teknik pengumpulan data purposive sampling. Aktivitas fisik diukur menggunakan kuisioner Global Physical Activity Questionnaire (GPAQ) sedangkan keseimbangan diukur menggunakan Time Up and Go Test (TUG). Hasil analisis data menggunakan uji korelasi Spearman Rho dengan nilai p<0,05. Sehingga dapat disimpulkan terdapat korelasi aktivitas fisik dengan keseimbangan dinamis lansia. Kata Kunci: aktivitas fisik, keseimbangan dinamis, lansia Sistem vestibular yang menggerakkan mata melalui nucleus oculomator ke otot extraocular di nucleus vestibular disebut dengan vestibular ocular reflex (VOR) akan mengalami perubahan dan penurunan kinerja seiring dengan bertambahnya usia. Otot extraocular disusun secara berpasangan dan terhubung ke sistem vestibuar yang mengatur reaksi otot mata untuk bergerak ke arah yang berlawanan pada saat yang sama pada waktu pergerakan kepala, refleks ini akan mempengaruhi keseimbangan dan meningkatkan risiko jatuh pada lansia dengan aktivitas fisik rendah. Kondisi ini mulai