1 PENGAWASAN ORANGTUA TERHADAP RISIKO NAPZA PADA REMAJA PARENTAL CONTROLLING OF THE RISK NAPZA (DRUG) IN ADOLESCENTS Poppy Yuliastiti 1 ; Hasmila Sari 2 1 Mahasiswa Program Studi Ilmu Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh 2 Bagian Keilmuan Keperawatan Jiwa Fakultas Keperawatan Universitas Syiah Kuala Banda Aceh e-mail: poppyyuliastiti95@gmail.com ; hasmila_sari@yahoo.com ABSTRAK Masa remaja merupakan masa peralihan dimana pada masa ini remaja cenderung ingin mencoba hal-hal baru dan mudah terpengaruh oleh teman kelompoknya. Hal ini yang membuat remaja berisiko ke dalam penyalahgunaan NAPZA. Pengawasan orang tua merupakan hal utama yang sangat dibutuhkan untuk mengurangi risiko penggunaan NAPZA pada remaja. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan pengawasan orang tua dengan risiko penggunaan NAPZA pada remaja di SMA Negeri 1 Ingin Jaya. Penelitian dilakukan pada tanggal 19 sampai 22 April 2017. Jenis penelitian descriptive correlative dengan teknik pengambilan sampel proportional stratified sampling berjumlah 66 responden. Metode pengumpulan data dengan menggunakan kuesioner terdiri dari 28 pernyataan yang dibagikan langsung kepada 66 responden. Penelitian ini menggunakan analisa univariat dan analisa bivariat. Hasil penelitian pengawasan orang tua berada pada kategori otoritatif sebanyak 59 responden (89,4%) dan risiko penggunaaan NAPZA berada pada kategori rendah sebanyak 36 orang (54,5%). Hasil pengolahan data hubungan pengawasan orang tua dengan risiko penggunaan NAPZA diperoleh nilai p- value 1,00, sehingga menunjukkan H 0 diterima yang berarti tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengawasan orang tua dengan risiko penggunaan NAPZA pada remaja di SMA Negeri 1 Ingin Jaya. Disarankan kepada pihak sekolah agar dapat mensosialisasikan mengenai bahaya penyalahgunaan NAPZA terhadap siswa dan khususnya untuk siswa agar dapat mengatasi permasalahan dan tekanan hidup tanpa menggunakan NAPZA. Selanjutnya untuk orang tua diharapkan dapat mengembangkan nilai-nilai moral dan spiritual dalam diri anak, mempertahankan komunikasi yang baik serta mengawasi kegiatan yang dilakukan oleh anak. Kata kunci: Pengawasan Orangtua, Risiko Penggunaan NAPZA, Remaja. ABSTRACT Adolescence is a shift where at this time adolescents tend to try new things and easily influenced by group friends. It influences the adolescents at the risk of drug abuse. Parental controlling is the main thing needed to know the relationship of parental controlling with the risk of drug use in adolescents in SMAN 1 Ingin Jaya. This study was conducted on April 19 to 20, 2017. This was descriptive correlative study with proportional stratified sampling with 66 respondents. The data were conducted by using quistionnaire consisted of 28 statements given to the 66 respondents. This study used the unnivariate and bivariate analysis. The results of parental controlling study on the authoritative category with 59 respondents was 89,4% and the risk of the drug use on low category with 36 respondents was 54,5%. The result of data analysis on parental controlling with the risk of the drug use showed the p-value 1,00 indicating that H 0 was acceptedwhich means that there was no signiificant correlation between the parental controlling with the risk of drug use in the SMAN 1 Ingin Jaya. It is expected that the school to socialize about the dangers of drug abuse to students especially for the students in order to overcome the problems and life strees without using drugs. Furthermore, the parents are expected to develop moral and spiritual values in children, mantain good communication, and supervise activities undertaken by children. Keywords: Parental Controlling, The Risk of Drug Use, Adolescent.