Tersedia online di: http://ejournal.undip.ac.id/index.php/teknik
TEKNIK, 39 (2), 2018, 106-113
doi: 10.14710/teknik.v39n2.12738 Copyright © 2018, TEKNIK, p-ISSN: 0852-1697, e-ISSN: 240-9919
Analisa Faktor Pembentuk Karakteristik Sebaran Sarana dan
Prasararana Permukiman Di Wilayah Perbatasan
(Studi Kasus : Kelurahan Sendang Mulyo Kota Semarang)
Deasy Olivia
*
, Bambang Setioko, Edward Endrianto Pandelaki
Program Studi Magister Teknik Arsitektur, Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
Jl. Prof. Soedarto, SH, Kampus UNDIP Tembalang, Semarang, Indonesia 50275
Abstrak
Perkembangan kota terjadi melalui proses urbanisasi yang berkelanjutan. Proses ini mengakibatkan
terjadinya pemekaran yang menyebar hingga ke bagian terluar sebuah kota yang dikenal sebagai wilayah
perbatasan kota. Hal ini memunculkan sub pusat pelayanan terhadap fasilitas di sekitarnya. Permukiman
Kelurahan Sendang Mulyo terletak di perbatasan antara administratif kota Semarang dan Kabupaten
Demak. Secara geografis keduanya memiliki karakter wilayah yang sama, namun permukiman Kelurahan
Sendang Mulyo memiliki kemajuan yang pesat dalam hal sarana dan prasarana. Hal ini mengakibatkan
fasilitas yang ada di kawasan ini tidak hanya dimanfaatkan oleh masyarakat setempat, tetapi juga oleh
masyarakat yang tinggal di Kabupaten Demak. Fenomena ini membentuk karakteristik sebaran sarana
dan prasarana di wilayah perbatasan. Artikel ini menyajikan penelitan dalam menganalisa 15 faktor
pembentuk karakteristik sebaran sarana dan prasarana permukiman di wilayah perbatasan, dengan studi
kasus di Kelurahan Sendang Mulyo Kota Semarang. Hasil penelitian menggunakan paradigma
positivistik dengan pendekatan kuantitatif ini menunjukkan bahwa karakteristik sebaran sarana dan
prasarana di wilayah yang diobservasi tersebut adalah berkelompok akibat adanya setting perilaku
masyarakat terhadap lingkungan fisiknya.
Kata kunci: perkembangan kota; karakteristik sebaran; sarana dan prasarana; wilayah perbatasan;
setting perilaku,
Abstract
[Title: Analysis of Shaping Factors of Urban Infrastructure Spreading Characteristics in The Border
Area of Semarang City ( Case Study: Sendang Mulyo Settlements)] The urban development occurs
through a process of sustainable urbanization. This process cause urban sprawl that spread until the
outer part of the city known as the border area. Urban Sprawl encourage the growth of new sub-service
facilities, especially in the border area of Semarang city. Sendang Mulyo village is a settlement that
located in the border area of Semarang city and Demak region. Sendang Mulyo village has better urban
infrastructure than the settlement in Demak. These conditions cause urban infrastructure serve not only
the residents itself but also those who live outside of Semarang city. These phenomena is shape the urban
infrastructure spreading characteristics in the border area. This article presents research in analysing 15
shaping factors of urban infrastructure spreading characteristics in the border area, in this case Sendang
Mulyo Settlements Semarang City. Based on the results of this research which was conducted through
positivistic paradigm and quantitative approach shows that the urban infrastructure spreading
characteristics in the border area of Semarang city
influenced by human aspect of the behaviour setting.
Keywords: urban spreading characteristics; urban
infrastructure; border area; behaviour setting
------------------------------------------------------------------
*)
Penulis Korespondensi.
E-mail: deasyolivia24@gmail.com