Prosiding Seminar Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat E-ISBN : 978-602-73114-5-9 P-ISBN : 978-602-73114-4-2 PKM PEMASARAN ONLINE PADA USAHA SABUN HERBAL DI KOTA BANDUNG Dhini Ardianti 1) Winne Wardiani 2) Latifah Adnani 3) 1)2) Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Fisip Unpas, 3) Dosen Prodi Adm. Bisnis Fisip Unpas E-mail : dhini.ardianti@unpas.ac.id ABSTRAK Usaha kecil, dan menengah (UKM) memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat Indonesia. Namun dengan semakin banyaknya UKM yang bermunculan, maka dituntut untuk lebih kreatif dalam menciptakan produk hingga memasarkan produk. Beberapa permasalahan yang dapat dijumpai pada bisnis UKM adalah seperti kesulitan pemasaran, keterbatasan SDM, kesulitan bahan baku, keterbatasan inovasi dan teknologibagaimana para pelaku UKM membangun strategi pemasaran? Apakah strategi pemasaran yang dilakukan sudah tepat dan terbukti ampuh? Atas dasar inilah tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) fokus pada pengembangan pemasaran pada UKM, tepatnya pemasaran online yang dijalankan oleh usaha Sabun Herbal di wilayah Margacinta, Kelurahan Margasari, Kecamatan Buahbatu, Kota Bandung. Usaha sabun herbal di Margacinta Bandung yang dikembangkan oleh Mitra 1 (Bydara) dan Mitra 2 (Marcin) adalah atas dasar kebutuhan para wanita dalam merawat kecantikan dengan bahan-bahan yang alami. Permasalahan yang ditemukan di kedua mitra cenderung sama, yaitu memiliki keterbatasan kualifikasi keahlian SDM dalam bidang pemasaran, khususnya promosi online untuk menjangkau pangsa pasar yang lebih luas. Selain itu, adanya masalah perizinan/legalitas (BPOM) menyebabkan promosi yang dijalankan mitra menjadi terhambat. Metode pelaksanaan yang dilakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah pelatihan dan workshop pemasaran/promosi secara online, dan pemahaman tentang peraturan-peraturan (aspek hukum) dalam e-commerce, serta pendampingan usaha dalam pembuatan akun e-commerce maupun media online lainnya yang akan meningkatkan product branding serta penjualan. Hasil yang telah dilakukan dalam Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini diantaranya adalah optimalisasi tenaga kerja (SDM) melalui kegiatan pemasaran melalui media online (website dan social media), akun media sosial yang aktif, peningkatan kapasitas jumlah produksi. Namun, mitra masih belum memiliki keberanian untuk melakukan pemasaran online tersebut dikarenakan alasan legalitas yang belum rampung. Dengan demikian, tahap selanjutnya disarankan untuk melakukan pendampingan proses ijin legalitas usaha secara lebih intensif kepada kedua mitra. Kata kunci: UKM, PKM, Sabun Herbal, Pemasaran Online 1. PENDAHULUAN Usaha kecil, dan menengah (UKM) memiliki peran penting dalam perekonomian masyarakat Indonesia. Pemerintah Indonesia memandang penting keberadaan para pelaku UKM. Perhatian tinggi yang diberikan kepada para pelaku UKM tersebut tidak lain sebagai wujud pemerintah dalam menyangga ekonomi rakyat kecil. Apalagi, UKM mampu memberikan dampak secara langsung terhadap kehidupan masyarakat di sektor bawah. Usaha kecil dan menengah (UKM) banyak diminati masyarakat karena usaha ini tidak memerlukan modal besar. Sekalipun hanya bermodal kecil namun UKM bisa dikembangkan menjadi usaha yang lebih besar lagi. Usaha Kecil Menengah (UKM) di Indonesia pada tahun 2016 diperkirakan telah mencapai 56 juta usaha. Dari jutaan UKM yang telah memasuki dunia kerja di Indonesia, terdapat 107 juta manusia yang telah menggantungkan hidupnya pada UKM tersebut. Melalui UKM ini masyarakat Indonesia dituntut untuk lebih kreatif. Kreatif dalam menciptakan produk hingga memasarkan produk. Namun dari jutaan UKM tersebut terdapat permasalahan yang dapat kita jumpai pada bisnis UKM ini adalah seperti kesulitan pemasaran, keterbatasan SDM, kesulitan bahan baku, keterbatasan inovasi dan teknologi, hingga kesulitan akses ke sumber pembiayaan yang cukup terbatas bagaimana para pelaku UKM membangun strategi pemasaran? Apakah strategi pemasaran yang dilakukan sudah tepat dan terbukti ampuh? Dengan mengetahui beberapa permasalahan tersebut, maka tim Program Kemitraan Masyarakat dalam kesempatan ini memfokuskan pada pengembangan pemasaran pada UKM atau usaha Sabun Herbal di Kota Bandung, lebih tepatnya pada pemasaran online yang memerlukan sebuah skill atau keahlian tertentu melalui narasumber sesuai dengan bidangnya.