TRANSIENT, VOL. 10, NO. 1, MARET 2021, e-ISSN: 2685-0206 https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/transient 215 PERANCANGAN PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA SURYA (PLTS) UNTUK ANALISIS BIAYA DAN POTENSI DAYA DI DEPARTEMEN TEKNIK SIPIL UNIVERSITAS DIPONEGORO Alfredo Bastianta Bukit *) , Trias Andromeda, dan Enda Wista Sinuraya Departemen Teknik Elektro, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia *) E-mail: alfredobukit@students.undip.ac.id Abstrak Departemen Teknik Sipil Universitas Diponegoro adalah salah satu tempat yang berpotensi untuk pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Perencanaan pemasangan PLTS menggunakan program Helioscope dan Homer. Helioscope merupakan sebuah program berbasis web yang memungkinkan para insinyur untuk melakukan simulasi lengkap perencanaan berupa tampilan 3D. Data hasil simulasi Helioscope tersebut digunakan untuk penentuan jumlah PV dan potensi daya sebagai input pada HOMER. HOMER adalah suatu perangkat lunak untuk pemodelan sistem pembangkit skala kecil. Dengan menggunakan HOMER, diharapkan perencanaan PLTS menggunakan konfigurasi yang paling optimal dilihat dari potensi daya dan biaya hasil simulasi. Konfigurasi yang paling tepat dipasang di Gedung Teknik Sipil Universitas Diponegoro adalah konfigurasi Grid-PLTS-generator dengan PV 300WP. Produksi energi yang dihasilkan sistem adalah 381.145 kWh/tahun dengan jumlah PV 622 buah. Produksi energi PV adalah 288.141 kWh/tahun dan Grid 101.647 kWh/tahun. Berdasarkan biaya, perkiraan pengeluaran 5 tahun pertama jika menggunakan skema 5 GridPLTS-Generator adalah Rp2.050.995.835. Perkiraan pendapatan 20 tahun berikutnya jika menggunakan skema 5 Grid PLTS-Generator adalah Rp2.292.508.582. Kata kunci: PLTS, PV, Helioscope, HOMER, Grid Abstract Diponegoro University Civil Engineering Department is one of the potential places for the installation of a Solar Power Plant (PLTS). Planning for PLTS installation using the Helioscope and Homer program. Helioscope is a web-based program that allows engineers to carry out a complete simulation of planning in the form of a 3D view. Helioscope simulation data is used to determine the amount of PV and potential power as input to the HOMER. HOMER is a software for modeling small-scale generating systems. By using HOMER, it is hoped that the PLTS planning will use the most optimal configuration seen from the power potential and the cost of the simulation results. The most appropriate configuration to be installed at the Diponegoro University Civil Engineering Building is the Grid-PLTS-generator configuration with PV 300WP. The energy production generated by the system is 381,145 kWh /year with a total PV of 622 units. PV energy production is 288,141 kWh / year and Grid 101,647 kWh/year. Based on costs, the estimated expenditure for the first 5 years using the 5 Grid-PLTS-Generator scheme is IDR 2,050,995,835. The estimated income for the next 20 years using the 5 Grid PLTS-Generator scheme is IDR 2,292,508,582. Keywords : Solar Plant, PV, Helioscope, Homer, The Grid 1. Pendahuluan Kebutuhan konsumsi energi di Indonesia meningkat setiap tahun karena pembangunan di Indonesia sudah membaik dari tahun ke tahun. Selain itu, kemajuan teknologi dan juga laju pertumbuhan ekonomi juga mempengaruhi penggunaan energi di setiap kalangan. Kebutuhan- kebutuhan energi di negara Indonesia secara langsung mempengaruhi produksi agar terus berkembang dan meningkat. Solusi untuk mengatasi masalah peningkatan energi termasuk mengurangi penggunaan energi fosil adalah dengan memanfaakan energi terbarukan. [1]. Produksi energi listrik di Indonesia sebagian besar masih menggunakan energi fosil untuk memenuhi kebutuhan energi. Meskipun penggunaan fosil sangat efisien, tentu saja penggunaan energi fosil masih memiliki kelemahan, antara lain berdampak buruk bagi lingkungan dimulai dari polusi, pencemaran air oleh limbah dan juga polusi suara akibat mesin-mesin berkapasitas besar dalam prosesnya. Energi fosil merupakan energi yang tak dapat diperbaharui sehingga sewaktu-waktu dapat habis. Produksi energi terbarukan merupakan energi yang dihasilkan oleh alam