Tersedia online di http://ejournal.iain-tulungagung.ac.id/index.php/jtm Jurnal Tadris Matematika 4(1), Juni 2021, 15-30 ISSN (Print): 2621-3990 || ISSN (Online): 2621-4008 Diterima: 22-03-2021 Direvisi: 22-04-2021 Disetujui: 27-04-2021 DOI: http://dx.doi.org/10.21274/jtm.2021.4.1.15-30 Kemampuan Berpikir Kreatif Siswa dalam Pemecahan Masalah dengan Konteks Covid-19 Julia Ayu Wulandari 1 , Tatag Yuli Eko Siswono 2 1,2 Pendidikan Matematika, Universitas Negeri Surabaya. Jl. Ketintang, Ketintang, Kec. Gayungan, Kota Surabaya, Jawa Timur 60231 e-mail: julia.17030174068@mhs.unesa.ac.id 1 , tatagsiswono@unesa.ac.id 2 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kreatif siswa berdasarkan tingkat berpikir kreatifnya dalam memecahkan masalah matematika konteks Covid-19. Subjek penelitian ini adalah empat orang siswa kelas IX dengan masing-masing berada pada tingkat berpikir kreatif yang berbeda. Instrumen penelitian ini adalah soal tes pemecahan masalah dan pedoman wawancara. Pengambilan data dilakukan dengan pemberian tes pemecahan masalah matematika konteks Covid-19. Teknik analisis data yaitu dengan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Analisis data yaitu dengan melihat bagaimana siswa tersebut dalam menyelesaikan permasalahan, ide apa saja yang dapat diberikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek pada tingkat 0 (tidak kreatif) hanya memberikan satu jawaban dan satu cara dalam menyelesaikan masalah. Subjek dengan tingkat berpikir kreatif 1 (kurang kreatif), mampu menghasilkan dua jawaban yang berbeda, dan mampu menyajikan data dengan dua cara penyajian data, tetapi hanya satu yang benar. Kemudian subjek dengan tingkat 2 (cukup kreatif), dapat memberikan satu jawaban dengan benar dan dua cara penyajian data dengan benar. Sedangkan subjek dengan tingkat berpikir 3 (kreatif), dapat menghasilkan dua jawaban yang berbeda dengan benar dan dua cara penyajian data dengan tepat. Kata Kunci: berpikir kreatif, tingkat berpikir kreatif, pemecahan masalah ABSTRACT This study aims to describe the creative thinking abilities of students based on their level of creative thinking in solving math problems in the context of Covid-19. Data collection was carried out by providing a test for solving mathematics problems in the context of Covid-19. Data analysis techniques were data reduction, data presentation, and conclusion drawing. Data analysis is to see how the student is solving problems with what ideas can be given. The research subjects were four students with different levels of creative thinking, then interviewed how the students completed these problems. The results showed that the subject at level 0 (not creative) only gave one answer and one way of solving the problem. Subjects with creative thinking level 1 (less creative), able to produce two different answers, and able to present data in two ways of presenting data, but only one is correct. Then the subject with level 2 (creative enough), can give one answer correctly and two ways of presenting the data correctly. While the subject with level 3 (creative) thinking can produce two different answers correctly and two ways of presenting data correctly. Keywords: creative thinking, level of creative thinking, problem solving PENDAHULUAN Berpikir kreatif merupakan tujuan dari kurikulum 2013, sehingga diperlukan dalam pembelajaran matematika. Berpikir kreatif adalah suatu aktivitas yang dipakai seseorang untuk menghasilkan suatu gagasan baru secara lancar dan luwes (Siswono, 2008). Gagasan tersebut