Kematangan Emosi Dengan Pembinaan Karir (Lanjutan) Silva Yulia Rahayu (20022108) Pendidikan Anak Usia Dini, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Padang Email : rahayusilvayulia@gmail.com A. Pembinaan untuk peningkatan kualifikasi pendidikan Guru merupakan komponen penting dan memiliki tanggungjawab besar terhadapkeberhasilan pendidikan. Tinggi rendahnya atau baik buruknya kualitas pembelajaran disuatusekolah bergantung dan sangat ditentukan oleh peranan kinerja guru. Kinerja guru tidakterlepas dari masalah kualifikasi. Kualifikasi adalah keahlian yang diperlukan untuk melakukan sesuatu, atau menduduki jabatan. Kualifikasi guru mendukung tercapainya kemampuan guru sesuai dengan kompetensi yang diharapkan. Guru menduduki posisi yang sangat penting untuk membentuk moral dan kepribadian siswa. Untuk menciptakan peserta didik yang memiliki pemahaman dan prestasi belajar, dibutuhkan tenaga pendidik yang kompeten dan profesional dalam bidangnya. Ketidak profesionalan guru dalam melaksanakan tugasnya berimplikasi luas terhadap produk pendidikan. Dengan ini, pembinaan profesionalitas guru mutlak dibutuhkan dalam proses pendidikan sehingga terwujudnya tujuan dari belajar mengajar. Pembinaan profesionalitas guru adalah upaya yang dilakukan untuk meningkatkan kinerja guru melalui peningkatan kemampuan dan pengetahuannya. Guru wajib memiliki kualifikasi akademik, kompetensi, sertifikat pendidik, sehat jasmani dan rohani serta memiliki kemampuan untuk mewujudkan tujuan pendidikan nasional. Kualifikasi akademik diperoleh melalui pendidikan tinggi program sarjana atau program diploma empat. Kompetensi guru meliuti kompetensi paedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi social, dan kompetensi professional diperoleh melalui pendidikan profesi. Pembinaan guru diartikan sebagai rangkaian usaha bantuan kepada guru, terutama bantuan yang berwujud pelayanan profesional yang dilakukan oleh kepala sekolah, penelitiansekolah, dan