Jurnal Komunitas : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2, No. 2, Januari 2020, pp. 127 - 132 127 ISSN 2021-6434 http://ojs.stiami.ac.id jurnalkomunitas1@gmail.com / jurnalkomunitas@stiami.ac.id Public Speaking serta Teknik Ice Breaking dan MC Sebagai Upaya Pengajaran yang Menarik Rudi Kristanto 1 , Sudarwanto 2 Wahyuni Kurniawati 3 Institut Ilmu Sosial dan Manajemen STIAMI, Jakarta, Indonesia 1,2,3 rudi.kristanto@stiami.ac.id, darwanto@stiami.ac.id, wahyuni@stiami.ac.id A. PENDAHULUAN Berkomunikasi atau menyampaikan sebuah materi tidaklah sesederahana seperti apa yang diharapakan, dibutuhkan pelatihan-pelatihan dan keterampilan serta pengetahuan yang memadai, sehingga pesan yang akan disampaikan mudah diserap oleh pendengar. Keterbatasan pemahaman dilapangan menunjukan terkadang membuat jenuh audiens dalam menyerap materi yang disampaikan. Kemampuan berbicara di muka umum (public speaking) sangat penting dikuasai oleh para pengajar baik para dosen-dosen ataupun guru-guru di sekolah. Pengajaran yang yang menarik dewasa ini adalah ketika metode public speaking yang sampaikan kepada audiens mempunyai daya tarik tersendiri dan menjadi magnet perhatian. Teknik dan metode public speaking yang baik, serta pintar dikarenakan dapat mengatur irama dan intonansi serta dapat menarik audiens masuk ke tiap segmen materi yang disampaikan. Dan seorang pembicara dikatakan sukses dimuka umum ini apabila pendengar merasa puas terhadap materinya, serta kemudian merespon secara positif dari materi yang diterima dan disampaikan. Metode ice breaking sangat baik dilakukan para pengajar baik para dosen-dosen ataupun guru- guru karena berfungsi memecah kebosanan atupun kejenuhan serta kebekuan para audience yang hadir di kegiatan seperti workshop, seminar, outbond, pelatihan, kegiatan tersebut dapat dilakukan di dalam ruangan (indoor) ataupun diluar ruangan (outdoor). Selain teknik berkomunikasi public speaking serta ice breaking, master of ceremonies (MC), atau "pembawa acara" sangat penting mendukung kegiatan kegiatan yang sering dilakukan di sebuah institusi ataupun lembaga-lembaga, master of ceremonies (MC) sangat membantu sebuah institusi, ARTICLE INFO ABSTRACT Keywords public speaking, ice breaking, master of ceremonies (MC), audience, Communication. Methods of public speaking and ice breaking, master of ceremonies (MC), or "master of ceremonies" are very important to support activities that are often carried out in an institution or institutions, both governmental and non-governmental organizations in activity both formal or activity on formal at every activity event. Students often feel less touched by the teaching methods presented so there is a need for creativity in communication that has an impact on the effectiveness and is interesting in the teaching and learning process. Public speaking, can improve expertise in academics and careers, improve communication skills in general. Public Speaking will develop and improve communication skills, improve speaking skills in front of an audience. The speaker is not born but is created. Ice-breaking can create conditions that are equal or equal to fellow trainees, eliminating gaps or boundaries between participants, so there are no differences so that similarities and opportunities for progress arise. The Master of Ceremonies MC was introduced by the SAPA method (Greetings and Greetings, Appreciation, Introductions, Attention and Event Description). This method is easy to remember and easy to memorize. All the participants felt the benefits and said that the event was lacking in time. So it was felt that it was necessary to make similar activities aimed at providing soft skills to all audiences