Vol 1 No 2 Mei 2018 E-ISSN: 2614-5219 102 Anatomica Medical Journal Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) http://jurnal.umsu.ac.id/index.php/AMJ ARTIKEL PENELITIAN Hubungan Simtom Depresi terhadap Perilaku Merokok pada Pasien Skizofrenia di Rumah Sakit Jiwa Prof. Dr. H. M. Ildrem Medan Sri Rizky Ayunita 1 , Nanda Sari Nuralita 2 1 Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, 2 Departemen Ilmu Kedokteran Jiwa, Fakultas Kedokteran Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara Email: nanda_daffrai@yahoo.com Abstrak: Skizofrenia merupakan suatu deskripsi sindrom dengan variasi penyebab (belum diketahui) dan perjalanan penyakit (tak selalu bersifat kronis atau “deteriorating”) yang luas, serta sejumlah akibat yang tergantung pada perimbangan pengaruh genetik, fisik, dan sosial budaya. Gejala depresi pada pasien skizofrenia dapat dikaitkan dengan tekanan yang signifikan, dan bisa terjadi sepanjang semua fase. Termasuk fase prodromal, episode psikotik akut dan fase post-psychotic. Individu dengan gangguan skizofrenia memiliki frekuensi merokok 1,5-2 kali lebih tinggi dibanding populasi umum. Individu dengan gangguan skizofrenia rata-rata menghisap sebanyak 25 batang rokok tiap harinya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan simtom depresi dengan perilaku merokok pada pasien skizofrenia di RSJ Prof. Dr. M. Ildrem Medan. Penelitian ini menggunakan metode analitik kategorik dengan menggunakan desain cross-sectional. Data BDI-II yang diperoleh dari 81 sampel kemudian dilakukan analisa dengan uji Chi-Square. Hasil uji Chi-Square menunjukkan bahwa terdapat hubungan simtom depresi dengan perilaku merokok dengan nilai p=0,001 (<0,05). Simpulan, pasien skizofrenia yang mengalami depresi berat lebih banyak yang merokok. Kata kunci: skizofrenia, gangguan depresi, BDI-II, perilaku merokok. Relation of Depression Symptom to Smoking Behavior in Schizophrenic Patients in Mental Hospital Prof. Dr. H. M. Ildrem Medan Abstract: Schizophrenia is a description of the syndrome with a variety of causes (not necessarily chronic or "worsening"), and additional consequences that depend on the balance of genetic, physical, and sociocultural influences.