Vol 1 No 1 2017 Prosiding Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis (SNEBIS) 2017 Fakultas Ekonomi, Universitas Krisnadwipayana ISBN: 978-602-72236-2-2 ANALISIS EKUITAS MERK DAN LOYALITAS PELANGGAN WARDAH KOSMETIK Resti Rachmawati Alumni Prodi Manajemen Universitas Trilogi rachmawatyresti@gmail.com Budi Suryowati Dosen Prodi Manajemen Universitas Trilogi budisuryo@trilogi.ac.id Abstraksi : Penelitian bertujuan untuk mengetahui bagaimana ekuitas merk produk kosmetik Wardah berpengaruh terhadap loyalitas pelanggannya. Ekuitas merk dalam penelitian ini terdiri atas citra merk, kesadaran merk dan asosiasi merek Penelitian dilakukan terhadap konsumen pengguna produk kosmetik Wardah yang tinggal di Tangerang Selatan. Jumlah sampel yang ditetapkan sebanyak 150 dengan menggunakan teknik pengambil sampel Non Probability Sampling yaitu Convenience Sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan menyebarkan kuesioner. Metode analisis yang digunakan adalah SEM (Structural Equation Modelling) dengan menggunakan software SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, ketiga variable ekuitas merk secara bersama-sama berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan dan dari tiga variabel ekuitas merek tersebut yang paling berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan Wardah adalah Asosiasi Merek. Kata Kunci : Ekuitas Merek, Citra Merek, Kesadaran Merek, Asosiasi Merek dan Loyalitas Pelanggan 1. PENDAHULUAN Saat ini, wanita tidak bisa lepas dari produk kecantikan. Ketertarikan dan kepedulian wanita terhadap masalah kecantikan membuat industri produk kecantikan meningkat. Hadirnya media menjadi bahan referensi wanita masa kini untuk berbagi masalah kecantikan dan memberikan solusi dari masalah tersebut. Hadirnya para beauty blogger sampai terciptanya forum kecantikan seperti female daily, beauty journal sociolla , beautynesia.com dan media cetak seperti cosmopolitan dan femina maupun online seperti Wolipop, Vemale, dan lainnya. Mereka semua hadir memberikan tips, ulasan produk, dan tutorial make up yang membuat para wanita saat ini dapat dengan mudah mendapatkan informasi mengenai kecantikan. Kesadaran wanita akan pentingnya menjaga kecantikan dalam diri saat ini cukup tinggi hal ini dapat kita lihat melalui semakin banyaknya merek kecantikan yang bermunculan. Hal tersebut terlihat dengan meningkatnya perusahaan kosmetik di Indonesia sebesar 720 kosmetik. Pada tahun 2016, Persatuan Perusahaan Kosmetika Indonesia (Perkosmi) memperkirakan tahun ini penjualan kosmetik dapat tumbuh hingga Rp 11,22 triliun, naik 15% dibanding proyeksi 2012 sebesar Rp 9,76 triliun. Peningkatan industri produk kecantikan tidak hanya berasal dari produk dalam negeri saja tetapi juga produk kecantikan luar negeri yang masuk ke Indonesia. Beberapa produk kecantikan masih dikuasai oleh produk luar negeri. Salah satu produk dalam negeri yang ada dalam industry kecantikan adalah produk Wardah. Wardah menciptakan produk kecantikan yang memiliki kualitas yang sama dengan produk luar negeri, sesuai dengan kulit wanita Indonesia dan memiliki setrifikat Halal Wardah mulai melakukan berbagai komunikasi terpadu seperti iklan yang pembuatannya dilakukan di luar negeri dan menggunakan produk wardah, memilih Brand Ambassador yang terbaik dan menjadi sponsor berbagai acara sebagai wujud menciptakan