86 Jurnal Destinasi Pariwisata p-ISSN: 2338-8811, e-ISSN: 2548-8937 Vol. 9 No 1, 2021 Kapasitas Sababay Winery Tour Sebagai Daya Tarik Wisata Buatan Unggul Di Desa Medahan, Gianyar, Bali Agatha Treacynthia a ,1 , Putri Kusuma Sanjiwani a,2 1 agatha.treacynthia@gmail.com , 2 kusumasanjiwani@unud.ac.id a Program Studi S1 Destinasi Pariwisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana, Jl. Dr. R. Goris, Denpasar, Bali 80232 Indonesia Abstract Sababay Winery is a lokal wine company that has wine tourism which focus on winery tour. The purpose of this research is to find out about winery tour activities and its capability as a superior, artificial tourist attractions in Medahan village. The research methods are using qualitative method with primary dan secondary data types. The methods of collecting data are through interviews, observations and documentations. The methods of determination of informants are purposive sampling. The result of this research, Sababay Winery tour is a tour that explain about how to make wine directly also trying some wine that Sababay Winery has and in the capacity of winery tour as superior artificial tourist attractions. This research explains about how to make wine instantly from its factory, along with ‘ wine testing’ which the company has. Explaining privileges and superiority of wines made by Sababay Winery so that they are able to become other lokal wine competitors in Bali. The Sababay Wine Factory empowers human resources from the village of Medahan to become a reliable and trained workforce for the welfare of the lokal community. Sababay Winery is trying its best in helping development of Medahan village by holding CSR activities for Medahan village. Keyword: Sababay Winery tour, Wine Tourism, Artificial Tourist Attraction I. PENDAHULUAN Perkembangan kepariwisataan di Bali kini telah mengalami kemajuan yang pesat, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Bali juga merupakan daerah yang menjadi sasaran investor karena Bali terdapat banyak obyek daya tarik wisata dan Bali memiliki potensi mencakup alam, manusia dan budaya. Keunikan budaya dan keindahan alammenarik wisatawan berkunjung ke Bali (Hariyana, dkk., 2015). Selain itu, Bali juga dikenal dengan dunia malam yang terbagi di beberapa titik seperti Legian, Kuta, Seminyak ataupun Canggu. Dunia malam sangat erat kaitannya dengan minuman beralkohol. Terlepas dari dampak negatif, minuman beralkohol menjadi hal biasa di suatu destinasi wisata seperti Bali. Asalkan tidak mengganggu ketertiban umum, kenyamanan dan hukum yang berlaku (Winawan, dkk., 2020). Minuman beralkohol buatan lokal maupun internasional terdapat di Bali. Minuman tersebut antara lain beer, wine, vodka dan lain sebagainya. Terdapat empat perusahaan wine lokal yang memproduksi wine di Bali yaitu, PT. Hatten Bali, PT. Cape Discovery, Plaga, dan Sababay Winery. Sababay Winery merupakan salah satu wine yang mulai berkembang pesat karena penjualannya meningkat pada tahun 2017. Sababay Winery berada di daerah Gianyar, tepatnya di lokasi penghubung Kuta, Denpasar dan Sanur. Sababay Winery merupakan merek wine yang anggurnya didapatkan dengan bekerja sama dengan petani anggur lokal yang berada di Singaraja, dan Sababay Winery juga memperkerjakan masyarakat lokal yang berada di sekitar pabriknya yang berada di Gianyar. Sababay Winery tidak hanya menjual produk wine saja, tetapi juga menyediakan fasilitas untuk winery tour. Awalnya fasilitas ini ditujukan untuk para perusahaan yang ingin bekerjasama, kemudian dengan banyaknya permintaan untuk membuka winery tour untuk umum akhirnya dibuka untuk wisatawan yang ingin berkunjung. Dalam rangkaian tour tersebut perusahaan dan wisatawan dapat melihat pembuatan wine Sababay secara langsung di pabriknya serta dapat menikmati dan mencoba wine secara langsung dari pabriknya. Fokus dari penelitian ini adalah kegiatan Sababay Winery tour dan kapasitas Sababay Winery tour sebagai daya tarik wisata unggulan di Desa Medahan. Dalam penelitian ini menggunakan beberapa konsep dan terori antara lain kapasitas, daya tarik wisata, wine tourism, dan penyerapan tenaga kerja. Kapasitas yaitu adalah level kemampuan, kompetensi, dan keahlian (Moscardo, 2008; Mubarak, 2010 dalam Noho, 2014) individu, organisasi dan komunitas (Goodman, dkk. 1998 dalam Razzaq, dkk. 2012 dalam Noho, 2014) untuk mengimplementasikan berbagai macam fungsi, mengelola keadaan secara kolektif, memecahkan aneka persoalan, dan merancang atau menemukan tujuan-tujuan yang ingin dicapai (Smith, dkk. 2003 dalam Noho, 2014). Daya tarik wisata adalah segala sesuatu yang dapat menarik wisatawan untuk berkunjung pada suatu daerah tujuan wisata (Yoeti, 2002), wine tourism adalah “visitation to vineyards, wineries, wine festivals and wine shows for which