JiiP Volume 6 Nomor 1: 123-128, Desember 2020
Jurnal Ilmu dan Industri Peternakan
pISSN 2355-0732, eISSN 2716-2222
http://journal.uin-alauddin.ac.id/index.php/jiip/index
DOI: https://doi.org/10.24252/jiip.v6i2.18317
(Copyright © 2020 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar. This is an open access article under the CC BY license
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0/)
Usaha Peternakan Sapi Perah dan olahan susu ‘Nursi’di Kecamatan
Enrekang Kabupaten Enrekang Melalui
Pemanfaatan Limbah Pertanian
The utilization of Agricultural by-products on the dairy cow farm ‘Nursi’ in Kecamatan
Enrekang Kabupaten Enrekang
Amriana Hifizah*, Faikatushalihat, Astati, Muhammad Arsan Jamili
Jurusan Ilmu Peternakan Fakultas Sains dan Teknologi
Universitas Islam Negeri Alauddin, Gowa-92113
Sulawesi Selatan, Indonesia
*Korespondensi: Email:amriana.hifizah@uin-alauddin.ac.id
ABSTRAK
Karya tulis ini merupakan ringkasan laporan kegiatan lapangan pada peternakan
sapi perah di Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang. Usaha peternakan ini
menjadi contoh bagi pengusaha ternak lainnya di daerah tersebut, karena
memanfaatkan limbah pertanian berupa ampas tahu dan jerami jagung. Ampas
tahu dan dedak digunakan sebagai konsentrat, lalu jerami jagung sebagai pakan
alternatif pengganti pakan basal saat persediaan hijauan tidak mencukupi.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemanfaatan limbah
pertanian dapat menjamin keberlangsungan usaha ternak perah dan
meningkatkan produksi susunya. Pada peternakan ‘Nursi’ ini terdapat 12 ekor
sapi perah Fries Holland (FH), 8 ekor laktasi dan 4 ekor kering kandang dengan
bobot badan rata-rata 350kg. Rata-rata produksi susu 14L/ekor/hari, produksi
dangke 15 buah/hari dan krupuk dangke 59 bungkus/hari, dengan rata-rata
jumlah pendapatan bersih total perbulannya sekitar 20 juta rupiah. Dengan
melakukan kombinasi pemberian pakan asal limbah pertanian/industri tersebut
dengan pakan basal rumput gajah, usaha peternakan sapi perah dan olahan susu
Nursi ini sangat berpotensi untuk menjamin kesejahteraan keluarga peternak
khususnya. Informasi ini akan sangat bermanfaat bagi keberlangsungan usaha
peternakan sapi perah dan kesejahteraan masyarakat Kecamatan Enrekang,
Kabupaten Enrekang pada umumnya.
Kata kunci: Ternak perah, ampas tahu, jerami jagung, dangke
ABSTRACT
This paper is a field report of the utilization of agricultural by-products, tofu
waste and corn straw, as feed alternative on a dairy cow farm ‘Nursi’ in
Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang. This field report aimed to find out
how effective the agricultural by-products in sustaining the dairy cow industry
in this district. There are 12 dairy cows in this farm ‘Nursi’, with 8 lactating cows
and 4 cows in dry period. Milk production was averagely 14 L/head/day,
‘Dangke’ production was 15 pieces/day and ‘Dangke’ crackers was 59
packs/day with the average total monthly income around twenty million
brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk
provided by E-Jurnal UIN (Universitas Islam Negeri) Alauddin Makassar