24 Biospecies Vol. 9 No.2, Juli 2016, hal 24-31. Master dkk., Keanekaragaman jenis burung.………....... Keanekaragaman Jenis Burung pada Areal Tambak Intensif di Sumatera Selatan dan Lampung Diversity of bird species at the area of intensive aquaculture in South Sumatra and Lampung Jani MASTER 1) , Nuning NURCAHYANI 1) , Suci NATALIA 1) dan Henny Indah PERTIWI 1) 1) Jurusan Biologi FMIPA Universitas Lampung Jl. Soemantri Brojonegoro No 1, Bandar Lampung Email : jani_master@yahoo.co.id Abstract. The area of aquaculture is one of the habitat favored by birds, particularly waterfowl. This study aimed to assess the types of birds found in the area of intensive shrimp aquaculture. The study was conducted in two intensive ponds The South Sumatra and Lampung in June-August 2014. The method used is the method of cruising with observation stations placed purposive. The results showed that levels of bird diversity in two intensive ponds ranged from moderate to high at 2.90 for intensive ponds in South Sumatra and 3:55 for intensive ponds in Lampung. Ponds become one of the most important place for birds, but because it has a high species diversity, ponds also one habitat or layover locations migrant birds. Keywords: diversity type, waterbird, shrimp aquaculture Abstrak. Areal pertambakan merupakan salah satu habitat yang disukai oleh jenis burung, khususnya burung air. Penelitian ini ini bertujuan untuk indentifikasi keanekaragaman jenis-jenis burung yang terdapat pada areal pertambakan udang intensif. Penelitian dilakukan pada dua areal tambak intensif terbesar di Sumatera Selatan dan Lampung pada bulan Juni Agustus 2014. Metode penelitian yang digunakan adalah metode jelajah dengan stasiun pengamatan yang ditempatkan secara purposive. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa tingkat keanekaragaman burung pada dua areal tambak intensif berkisar antara sedang hingga tinggi yaitu 2,90 untuk tambak intesif di Sumatera Selatan dan 3.55 untuk tambak intensif di Lampung. Areal tambak menjadi salah satu lokasi penting bagi burung, selain karena memiliki keanekaragaman jenis yang tinggi, areal tambak juga menjadi salah satu habitat pilihan lokasi singgah mencari makan burung-burung migran. Kata Kunci: keanekaragaman jenis, burung air, tambak udang PENDAHULUAN Burung merupakan salah satu kelompok vertebrata yang jumlahnya cukup besar, diperkirakan terdapat 8.600 jenis yang tersebar di seluruh dunia (MacKinnon, 1998). Di Indonesia tercatat sebanyak 1.598 spesies baik burung yang menetap maupun pendatang yang hanya singgah sementara (Sukmantoro et al., 2007). Pulau Sumatera merupakan wilayah biogeografi terkaya kedua di Indonesia dalam hal jumlah jenis burung dengan 609 jenis, dari jumlah tersebut 20 jenis diantaranya adalah endemik Sumatera dan 37 jenis merupakan endemik Indonesia (Holmes et.al., 2001). Burung menempati setiap habitat dari khatulistiwa sampai daerah kutub (MacKinnon, 1998). Burung dapat menempati habitat yang berbeda-beda seperti hutan, perkotaan, dataran tinggi, dataran rendah, tepi pantai, rawa, hingga dalam gua. Keaneka- ragaman jenis burung berbeda pada setiap habitat, tergantung kondisi lingkungan dan faktor-faktor yang mempengaruhinya seperti jenis vegetasi yang akan menyebabkan bervariasinya sumber pakan yang ada dalam suatu habitat (Alikodra, 2002). Wilayah pesisir merupakan salah satu habitat bagi berbagai jenis burung, wilayah ini terkenal dengan keanekaragaman sumberdaya alam dan kekayaan alamnya yang dapat