1409 PENGEMBANGAN LKPD BERBASIS AJARAN TAMANSISWA TRI-N MUATAN BAHASA INDONESIA KELAS II DI SD N PUREN Yulianto 1 , Siti Anafiah 2 , Biya Ebi Praheto 3 1,2,3 Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar 1,2,3 Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa E-mail: yulianto9596@gmail.com 1 Abstract: This descriptive study aims to describe the development and feasibility of LKPD based on the teachings of Tamansiswa Tri-N content in Indonesian for class II at SD N Puren. The research method used in this study is the Borg and Gall model development method which has been modified by Hasyim and is only limited to seven research and development steps, namely: 1) potential and problems, 2) data collection, 3) product design, 4) product validation. , 5) product revision, 6) product trial, 7) product revision. Data collection techniques in the form of observation, interviews, and questionnaires with a set of written statements or questions for respondents to answer. The results of this development research indicate that the LKPD product based on the teachings of Tamansiswa Tri-N Class II Indonesian language content at SD N Puren has been successfully developed. The feasibility of the LKPD product obtained an average feasibility score of 93.3% by material experts and 80% by media experts. Then the results of the questionnaire that was tested in the field to determine the response of the school, namely the second-grade teacher obtained an average score of 99.09%. While the test of student response questionnaires obtained an average score of 99.70%. Thus, the development of LKPD products based on the teachings of Tamansiswa Tri-N containing Indonesian class II at SD N Puren has good quality to help students learn. Keyword: LKPD, Tamansiswa, Tri-N PENDAHULUAN Pada kurikulum 2013, pembelajaran di sekolah dasar dilaksanakan melalui pembelajaran tematik. Pembelajaran tematik yaitu pembelajaran terpadu yang menggunakan tema untuk mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberi pengalaman bermakna kepada peserta didik (Trianto, 2010: 78). Dalam pembelajaran ini peserta didik dibimbing untuk mencapai kompetensi yang akan dicapai. Pembelajaran ini menitik beratkan pada proses pembelajaran. Kurikulum 2013 ini dapat menciptakan pendidikan yang lebih maju dan menghasilkan siswa yang berkompeten, kreatif, dan inovatif. Kurikulum 2013 memiliki karakteristik berbeda dari kurikulum sebelumnya. Pada kurikulum 2013 ini menggunakan pendekatan saintifik, berpusat pada anak, penilaian autentik dan pembelajaran secara tematik, kontekstual, dan bermakna. Diharapkan dengan menggunakan kurikulum 2013 ini generasi muda bisa bersaing pada masa yang akan datang. Pelaksanaan Kurikulum 2013 di Sekolah Dasar menuntut guru memiliki wawasan pengetahuan yang luas dalam mengembangkan materi. Selain mengajar guru juga harus mampu menyiapkan perangkat pembelajaran yang menarik. Perangkat pembelajaran tersebut misalnya Silabus, RPP, LKPD, dan media pembelajaran. Dengan membuat perangkat pembelajaran yang baik maka akan membantu dan mempermudah dalam proses belajar mengajar, sehingga meningkatkan interaksi yang efektif antara peserta didik dan guru. Dalam proses pembelajaran guru harus merencanakan pembelajaran di kelas yang kreatif dan inovatif agar peserta didik tidak bosan. Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) merupakan salah satu wujud implementasi peran guru sebagai fasilitator dalam proses pembelajaran. Trilogi kepemimpinan sangat tepat digunakan oleh guru sebagai pedoman dalam pelaksanaan pendidikan dengan bunyi: tut wuri handayani, ing madya mangun karsa, ing ngarso sung tuladha (Trisharsiwi, dkk, 2020: 44). Trilogi kepemimpinan memiliki arti