1 JIAP | Jurnal Ilmu Administrasi Publik ISSN 2339-2932 | FISIP UM Mataram Vol. 9 No. 2 September 2021, Hal. 113-125 DAMPAK PANDEMI COVID-19 TERHADAP PENGELOLAAN KAS BENDAHARA PENERIMAAN PEMERINTAH DAERAH Muhammad Heru Akhmadi, a 1 Arda Octaviola Rachmalia, b 2 a Politeknik Keuangan Negara STAN, Jl Bintaro Raya Sektor V, Tangerang Selatan b Politeknik Keuangan Negara STAN, Jl Bintaro Raya Sektor V, Tangerang Selatan 1 heru.cio@gmail.com, 2 4301180360.ardaoctaviola@gmail.com INFO ARTIKEL ABSTRAK Riwayat Artikel: Diterima: 23-08-2021 Disetujui: 29-08-2021 Dipublikasikan:29-09- 2021 Abstrak: Kas merupakan instrumen yang penting bagi sebuah perusahaan. Kinerja perusahaan dapat dinilai dari bagaimana kas perusahaan dikelola. Pada masa pandemi Covid-19, pemerintah memutuskan untuk menutup tempat wisata. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kinerja pengelolaan kas selama pandemi Covid-19 yang dilaksanakan oleh Bendahara Penerimaan pada Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Pati. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menganalisis pengelolaan kas bendahara penerimaan mulai dari perencanaan, pencatatan, hingga penyetoran kas ke rekening pemerintah daerah. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum kinerja bendahara penerimaan telah melakukan pengelolaan kas dengan baik, mulai dari perencanaan kas, pencatatan, sampai dengan penyetoran penerimaan kas. Namun pandemic Covid-19 telah menyebabkan jumlah penerimaan daerah menurun signifikan. Beberapa kendala Bendahara Penerimaan dalam melaksanakan penerimaan antara lain adanya rangkap jabatan, lemahnya komunikasi, dan terbatasnya jumlah petugas pemungut pada tempat wisata. Bendahara Penerimaan telah melakukan pencatatan kas secara konsisten pada saat kas diterima. Bendahara Penerimaan menyetorkan kas ke rekening kas daerah pada hari yang sama dengan saat kas diterima. Bukti penyetoran dalam bentuk Surat Tanda Setoran yang telah divalidasi bank mitra yang ditunjuk oleh pemerintah daerah. Abstract: Cash is an important instrument for a company. The company’s financial performance can be judged by how the company's cash is managed. During the Covid-19 pandemic in 2020, the government decided to close tourist attractions. This study aims to find out how the performance of cash management during the Covid-19 pandemic was carried out by the Revenue Treasurer at the Pati Regency Youth Sports and Tourism Office. This study uses a descriptive qualitative method to analyze the cash management process in the Revenue Treasurer such as planning, recording, to depositing cash into local government accounts. Data were collected by interview and literature study. The results showed that in general, the Revenue Treasurer has managed cash well, starting from cash planning, recording, to depositing cash. However, the Covid-19 pandemic in 2020 has caused the number of regional revenues from the tourism sector to decline significantly. Some of the obstacles of the Revenue Treasurer in carrying out the cash receipt are the existence of multiple positions, weak communication, and the limited number of collecting officers at tourist attractions. Furthermore, the Revenue Treasurer keeps consistently recording as well as the period of cash is received. the Revenue Treasurer deposited the cash into the regional treasury account on the same day as cash is received. There were evidence of cash deposit in the form of a Deposit Certificate which has been validated by a partner bank appointed by the regional government. Kata Kunci: 1. Manajemen Kas 2. Bendahara Penerimaan 3. Cash Planning 4. Local Goverment 5. Revenue Treasurer Keyword: 1. Cash Managemenet 2. Receipt Treasurer 3. Cash Planing 4. Local Govermnet 5. Reveneu Treasurer —————————— ——————————