Majalah Ilmiah Fisioterapi Indonesia, Volume 10, Nomor 1 (2022), Halaman 17-21, Open Access Journal: https://ojs.unud.ac.id/index.php/mifi | 17 | PENGARUH LATIHAN MAT PILATES UNTUK MENURUNKAN PERSENTASE LEMAK DAN MENINGKATKAN MASSA OTOT PADA WANITA DEWASA DENGAN OBESITAS L. Ade Sintia Devi 1* , I Made Niko Winaya 2 , Agung Wiwiek Indrayani 3 , I Putu Gede Adiatmika 4 1 Program Studi Sarjana Fisioterapi dan Profesi Fisioterapi, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar, Bali 2 Departemen Fisioterapi, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar, Bali 3 Departemen Farmakologi, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar, Bali 4 Departemen Ilmu Faal, Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, Denpasar, Bali * Koresponden: sintiadevi512@gmail.com Diajukan: 7 Juni 2021 | Diterima: 20 Juni 2021| Diterbitkan: 25 Januari 2022 DOI: https://doi.org/10.24843/MIFI.2022.v10.i01.p04 ABSTRAK Pendahuluan: Obesitas merupakan kondisi kelebihan berat badan dan lemak tubuh. Obesitas (IMT ≥25) terjadi pada 13,5% orang dewasa yang berusia di atas 18 tahun di Indonesia. Latihan low-impact aerobic seperti mat pilatesdapat dilakukan tanpa alat dan bersifat aman bagi penderita obesitas. Pelaksanaan latihan mat pilates tidak memiliki gerakan melompat maupun berlari yang dapat meningkatkan terjadinya trauma persendian pada seseorng yang obesitas. Latihan mat pilates bermanfaat untuk menurunkan berat badan, memperbaiki postur dan memperbaiki kondisi kardiovaskular, dan meningkatkan fleksibilitas otot. Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan mat pilates terhadap penurunanan persentase lemak tubuh, serta peningkatan massa otot pada wanita dewasa awal (18-40 tahun) dengan obesitas. Metode: Penelitian ini menggunakan metode pre-eksperimental one group pre-post test. BIA Omron digunakan untuk mengukur IMT, persentase lemak, dan massa otot. Penelitian ini dilakukan pada 28 subjek wanita dewasa berusia 18- 40 tahun dengan obesitas (IMT ≥25). Subjek melakukan latihan mat pilates selama 30 menit dengan frekuensi 3 kali seminggu selama 8 minggu. Hasil: Persentase lemak tubuh mengalami penurunan nilai rerata (0,63±0,34) dengan hasil signifikansi p=0,000 (<0,05) yang menunjukkan terjadinya perubahan yang signifikan. Persentase massa otot mengalami peningkatan dengan nilai rerata (0,2±0,04) dengan hasil signifikansi p=0,000 (<0,05) yang menunjukkan terjadinya perubahan yang signifikan. Simpulan: Berdasarkan hasil penelitian, maka dapat disimpulkan pelatihan mat pilates pada wanita dewasa berumur 18-40 tahun berpengaruh signifkan terhadap penurunan persentase lemak tubuh dan peningkatan persentase massa otot. Kata Kunci: obesitas, mat pilates, massa lemak, massa otot PENDAHULUAN Obesitas merupakan kondisi kelebihan berat badan dengan tingginya kadar lemak tubuh yang terjadi akibat kelebihan masukan kalori dengan rendahnya penggunaan kalori (kalori masuk > kalori keluar) yang berangsur-angsur berakumulasi. 1 Kelebihan berat badan di Indonesia dialami oleh 13,5% orang dewasa yang berusia 18 tahun keatas dengan 28,7% obesitas (IMT≥25). 2 Usia dewasa awal (18 hingga 40 tahun) merupakan masa seseorang mulai mengerti tentang adanya body image atau citra tubuh. 3 Kondisi obesitas memiliki pengaruh yakni pada psikososial dan fisik bagi seorang wanita. Seorang wanita yang mengalami obesitas akan mengalami gejala psikososial negatif, termasuk depresi, bulimia, diskriminasi sosial, harga diri yang berkurang, ketidakpuasan diri, sehingga menurunkan kualitas hidup. 4 Kemampuan fisik orang yang mengalami obesitas akan mengalami penurunan seperti nafas cenderung pendek akibat adanya lemak yang menumpuk pada daerah dada dan leher sehingga mengalami kesulitan mengembangkan dada saat bernafas. 5 Obesitas menyebabkan aktivitas potensial untuk melakukan gerakan lebih rendah sehingga aktivasi saraf yang lebih buruk akibat pengurangan derajat dan pola perekrutan serat otot. Kekuatan otot mengalami kelemahan yang relatif disebabkan oleh berkurangnya mobilitas akibat penurunan kontraktil otot, adaptasi saraf, dan perubahan morfologi otot. 6 Selain itu, kelebihan berat badan dapat menambah beban atau tekanan pada lutut dan pergelangan kaki. Tinjauan jangka panjang pada seseorang yang mengalami obesitas rentan mengalami penyakit komplikasi kesehatan seperti sindrom metabolik, gangguan kardiovaskuler, diabetes tipe 2, dan meningkatkan risiko kanker. 7 Latihan mat pilates merupakan latihan low-impact aerobic exercise yang dilakukan di atas matras. Latihan dapat dilakukan tanpa alat bantu tambahan. Latihan mat pilates bersifat aman karena tidak memiliki gerakan melompat maupun berlari yang dapat meningkatkan terjadinya trauma pada persendian maupun meningkatkan terjadinya nyeri akibat pembebanan pada persendian yang berlebihan. Latihan pilatesbermanfaat untuk menurunkan berat badan, ORIGINAL ARTICLE Volume 10, Nomor 1 (2022), Halaman 17-21 P-ISSN 2303-1921, E-ISSN 2722-0443