JURNAL TEKNIK POMITS Vol. 2, No. 2, (2013) ISSN: 2337-3539 (2301-9271 Print) E-75 AbstrakDalam study ini dilakukan survey traffic counting untuk mengetahui keadaan volume lalu lintas di persimpangan sekitar jembatan Ploso lama, karena hasil survey menunjukkan DS > 0.75, maka arus lalu lintas di daerah itu sudah mulai mengalami kepadatan. Selanjutnya dilakukan pemilihan trase jalan akses dengan analisa multi kriteria, dimana sebelumnya telah dilakukan survey kepada orang-orang yang dianggap ahli dalam bidang ini untuk menentukan bobot kriteria. Setelah kriteria dan bobot diakumulasi maka akan didapat trase jalan akses yang paling efektif dan efisien. Kemudian trase jalan akses itu selanjutnya di analisa kelayakan pembangunannya dengan analisa ekonomi, dengan mempertimbangkan nilai BOK, BCR, dan NPV hingga menghasilkan trase jalan akses yang layak untuk dibangun. Selain itu juga dilakukan analisa dampak lingkungan yang mana diharapkan dapat membantu kontraktor pelaksana dalam melakukan pengerjaan pembangunan jembatan baru Ploso beserta jalan aksesnya ini. Kata KunciStudy Kelayakan, Perhitungan DS, Analisa Ekonomi, Analisa Dampak Lingkungan, Jalan Akses, Ploso, Jombang. I. PENDAHULUAN ENGAN semakin banyaknya jumlah kendaraan bermotor yang ada di Indonesia saat ini, maka diperlukan adanya penambahan ataupun pelebaran jalan untuk mengimbanginya. Salah satu contohnya adalah di daerah Ploso, Jombang, Jawa Timur. Ploso adalah daerah penghubung antara beberapa daerah di sekitarnya seperti Mojokerto, Kediri, Babat, Nganjuk, Lamongan, Bojonegoro dan lain-lain. Daerah ini sangat sering dilewati oleh kendaraan-kendaraan berat karena merupakan jalan tercepat menuju jalur pantura. Tidak heran jika daerah ini sering kali mengalami kemacetan karena besarnya volume kendaraan yang ada tetapi tidak didukung oleh lebar jalan yang memadai, ditambah lagi di daerah itu dipisahkan oleh sungai Brantas yang membuat para pengemudi harus melewati sebuah jembatan untuk melanjutkan perjalanan mereka. Kontur tanah yang tidak rata, volume kendaraan yang sangat tinggi, ditambah lagi dengan posisi jembatan yang terlalu tegak lurus membuat beberapa kendaraan kesulitan untuk menyeberang di jembatan Ploso, hal ini sering membuat terjadinya kemacetan di daerah itu. Selain itu di daerah Tembelang dekat akses jembatan Ploso akan dibangun ramp keluar-masuk tol Surabaya-Mojokerto- Kertosono (SUMOKER), demikian juga di sebelah utara jembatan Ploso terdapat sebuah kawasan industri (PT Cheil Jeddang) sebuah industri petrokimia yang akan mengoperasikan kendaraan muatan berat seperti peti kemas, trailer, dan lain-lain untuk mengangkut hasil produksi dan bahan baku dari atau ke pabrik. Kedua hal ini tentu saja akan menambah jumlah kendaraan bermotor yang melalui daerah itu dan akan menimbulkan kemacetan yang dapat mengganggu arus pergerakan barang dan jasa. Maka untuk mengatasinya pemerintah setempat memiliki inisiatif membangun jembatan baru di daerah itu, karena jembatan yang lama adalah jembatan rangka baja yang tentu saja cukup sulit untuk diperlebar karena dibatasi oleh rangka dinding. Tujuan dari pembangunan jembatan baru adalah untuk mengurangi kemacetan yang terjadi. Tetapi permasalahannya tidak selesai begitu saja, karena dengan dibuatnya jembatan baru maka perlu dibuat jalan akses yang menghubungkan antara jalan akses jembatan baru dan jalan akses jembatan lama. Beberapa permasalahan dalam pembuatan jalan akses adalah banyaknya rumah penduduk yang ada di sekitar tempat pembuatan jembatan baru yang harus rela untuk digusur. Dengan adanya jembatan baru di daerah ploso ditambah dengan jalan akses yang terdekat dan termurah untuk menghubungkan jalan akses jembatan baru dan jalan akses jembatan lama diharapkan dapat mengurangi kemacetan yang selama ini terjadi di daerah itu. Dan juga dapat mengoptimalkan proses pengantaran barang dan jasa baik dari jalur pantura maupun dari arah sebaliknya. II. METODOLOGI A. Langkah Penelitian Diagram alir penelitian dapat dilihat pada Gambar 1. B. Data Dalam penelitian ini terdapat dua jenis data yang akan digunakan, dua jenis data tersebut yaitu: 1. Data Primer Data primer adalah data yang diperoleh melalui survey lapangan 2. Data Sekunder Data sekunder adalah data yang sudah ada sebelumnya. III. HASIL DAN PEMBAHASAN A. Analisa Kinerja Lalu Lintas Pada study ini dilakukan perhitungan DS disekitar jembatan Ploso. DS yang didapat setelah melakukan survey traffic counting di sekitar jembatan Ploso lama adalah seperti terlihat pada Gambar 2. Study Kelayakan Jalan Akses Jembatan Baru Ploso di Kabupaten JombangJawa Timur I Made Avadhuta Austinov Mahagana dan Cahya Buana Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Jl. Arief Rahman Hakim, Surabaya 60111 Indonesia e-mail: dhuta_jest@yahoo.com D