Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen Vol 1, No 1, Juli 2022, Hal. 26-34 2962-5637 (Media Online). https://ejurnal.bangunharapanbangsa.com/index.php/PAK/ Karakter : Identitas Pelajar Kristen Lexie Adrin Kembuan*, Adiel Stevanus Sekolah Tinggi Teologi Anugrah Indonesia Email: oxelenovo@gmail.com Abstrak- Secara umum dan dari sudut pandang apapun itu membenarkan serta sepaham bahwa nilai karakter seseorang sangat berpengaruh terhadap hasil dalam suatu ruang lingkup secara khusus atau umum. Jika nilai karakter seseorang sudah matang dan terbentuk, maka dari segi tindakan ataupun prilakunya akan menghasilkan sesuatu yang sasuai dengan karakternya. Menurut pandangan secara umum, karakter adalah seperangkat sifat, watak atau tabiat yang selalu mengarah kepada dan menjadi tanda-tanda kebaikan, kebajikan dan kematangan moral, tabiat dan watak seorang. Secara etimologi, istilah karakter asal dari bahasa latin : character, yang berarti tabiat, tabiat, sifat-sifat kejiwaan, budi pekerti, kepribadian serta akhlak. Membangun karakter merupakan mengukir nilai atau prinsip kebenaran yang hakiki yang digores dan ditandai dengan praktik hidup benar berdasarkan ajaran Alkitab. Secara sederhana karakter merupakan; melakukan tindakan yang benar karena hal itu adalah benar. Siswa berkarakter adalah siswa yang melakukan tindakan atau perbuatan yang benar karena alasan yang benar. Karakter yang terbaik dan benar yang harus dimiliki olah setiap siswa menurut Alkitab adalah ; kerendahan hati, kesabaran, pengendalian diri, murah hati, ketaatan, menghormati pemimpin, mengasihi sesama dalan lain-lain ( Matius 5 : 1-12, Kisah Para Rasul 23 : 5, Filipi 4 : 8) Kata kunci: Karakter, Pelajar, Pendidikan Agama Kristen AbstractIn general and from any point of view, it confirms and agrees that the value of a person's character is very influential on a particular or general scope. If the value of a person's character is mature and formed, then in terms of action or behavior it will produce something that is in accordance with his character. According to a general view, the notion of character is a set of traits, character or character that always lead to and become signs of goodness, virtue and moral maturity, character of a person. Etymologically, the term character comes from Latin: character, which means character, psychological traits, personality and morals. Building character is carving out values or principles of essential truth that are etched and marked by the practice of living rightly based on the teachings of the Bible. In simple terms the character is; do the right thing because it is right. Character students are students who do the right actions or actions for the right reasons. The best and true character that every student must have according to the Bible is; humility, patience, self-control, generosity, obedience, respect for leaders, love for others in others (Matthew 5:1-12, Acts 23:5, Philippians 4:8). Keywords: Character, Student, Christian Religious Education. 1. PENDAHULUAN Setiap warga negara Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang baik sesuai amanat UUD 1945. Demi meningkatkan kualitas pendidikan dan agar tujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, maka pemerintah bersama dengan DPR membuat dan menetapkan Undang-Undang RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Hal ini sejalan dengan Alkitab sebagai landasan Teologis bagi pendidikan Kristen (Anthony 2017). Tujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa merupakan cita-cita kita bersama dan berbagai upaya harus dilakukan, baik itu penyebaran gedung sekolah, perbaikan kurikulum, peningkatan kualitas guru dan berbagai tindakan lainnya yang bertujuan agar cita-cita luhur tersebut dapat tercapai (Ilham 2019). Pendidikan yang berhasil tidak bisa dipisahkan dengan pembentukan karakter yang baik. Masalah pendidikan masa kini sangatlah kompleks, menyangkut banyak bidang (Yunarti 2017). Karakter pelajar akhir-akhir ini mangalami penurunan kualitas, bersama dengan bertumbuh kembangnya musim digitalisasi, sehingga fokus pola pikir pelajar sudah beralih kepada digitalis, sehingga identitas karakter mangalami pergeseran menuju kepada digitalisasi. Dan akhirnya berdampak pada kualitas pelajar itu sendiri. Dekadensi moral yang merajalela dalam kehidupan usia pelajar merupakan potret buruk bagi dunia pendidikan itu sendiri. Sekarang ini marak pornografi dan pornoaksi dikalangan pelajar, penyalahgunaan Narkoba, perkelahian, tawuran dan bullying sering terjadi (Sembiring and Simon 2022a). Karakter adalah sifat-sifat kejiwaan atau budi pekerti; tabiat; watak (KBBI, 2008) (Indonesia n.d.). Sedangkan karakter itu