Communnity Development Journal Vol.2, No.3 November 2021, Hal.1052-1059 P-ISSN 2721-4990| E-ISSN 2721-5008 1052 PENYULUHAN HUKUM LARANGAN MEMBUKA LAHAN DENGAN MEMBAKAR BERDASARKAN PERATURAN PERUNDANG- UNDANGAN TERKAIT DI DESA LAU DAMAK SUMATERA UTARA Fajar Khaify Rizky 1 , D. Shahreiza 2 , Riadhi Alhayyan 3 1,2,3) Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara e-mail: fajarkhaifirizki89@gmail.com Abstrak Tujuan dan target khusus yang ingin dicapai dalam pengabdian kepada masyarakat ini adalah diharapkan dengan adanya penyuluhan hukum dan pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat ini dapat memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat Desa Lau Damak terhadap substansi hukum mengenai larangan membuka lahan dengan cara membakar lahan, memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat Desa Lau Damak terhadap dampak dan akibat terjadinya kebakaran lahan, dan memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada masyarakat Desa Lau Damak terhadap terhadap membakar lahan dan hutan ditinjau dari aspek legalitas dan manfaat konservasi alam, serta memberikan solusi kepada masyarakat Desa Lau Damak dalam membuka lahan selain dengan cara membakar lahan. Metode yang dipergunakan dalam mencapai tujuan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah dengan metode observasi, pemaparan, diskusi, dan kuesioner. Pentingnya kesadaran akan lingkungan harus disosialisasikan kepada masyarakat terhadap arti lingkungan itu sendiri. Masyarakat awam menganggap membuka lahan dengan cara membakar adalah hal yang lumrah dan dianggap biasa dikarenakan kegiatan membakar lahan tersebut mereka anggap sebagai hal yang sudah biasa dilakukan dari sejak lama berpuluh-puluh tahun yang lalu secara turun temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. Kesadaran akan resiko ataupun dampak tersebut perlu disosialisasikan agar masyarakat paham dan sadar akan pentingnya arti lingkungan. Kata Kunci: Penyuluhan Hukum, Larangan Membuka Lahan, Membakar Lahan. Abstract The specific goals and targets to be achieved in this community service are expected to provide legal counseling and the implementation of this community service activity can provide knowledge and understanding to the Lau Damak Village community regarding the legal substance regarding the prohibition of clearing land by burning land, providing knowledge and understanding to the Lau Damak Village community on the impacts and consequences of land fires, and provide knowledge and understanding to the Lau Damak Village community against burning land and forests in terms of legality aspects and the benefits of nature conservation, as well as providing solutions to the Lau Damak Village community in clearing land other than by burning the land. The method used in achieving the goals in this community service activity is the method of observation, exposure, discussion, and questionnaires. The importance of environmental awareness must be socialized to the community about the meaning of the environment itself. Ordinary people think that clearing land by burning is commonplace and is considered normal because they consider burning the land to be something that has been done for decades and has been passed down from one generation to the next. Awareness of these risks or impacts needs to be disseminated so that the community understands and is aware of the importance of the meaning of the environment. Keywords: Legal Counseling, Prohibition of Clearing Land, Burning the Land.