Seminar Nasional Cendekiawan ke 5 Tahun 2019 ISSN (P) : 2460 - 8696 Buku 2: ”Sosial dan Humaniora“ ISSN (E) : 2540 - 7589 2.76.1 PENGARUH MEDIA POP-UP BOOK TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA SEKOLAH DASAR TEMA INDAHNYA KERAGAMAN DI NEGERIKU Rizky Adinda Sekar Arum 1) , Friendha Yuanta 2) 1,2) . Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Bahasa dan Sains Universitas Wijaya Kusuma Surabaya Email: yuhudincah@gmail.com, www.friendha@gmail.com Abstrak Keberhasilan dalam suatu proses pembelajaran didukung oleh berbagai komponen salah satunya adalah penggunaan media pembelajaran. Media pembelajaran sebagai penghubung interaksi dalam proses pembelajaran sehingga menjadikan pembelajaran tersebut berkesan bagi siswa. Salah satunya menggunakan media Pop-Up Book. Adapun tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mengetahui ada atau tidaknya pengaruh media Pop-Up Book untuk meningkatkan hasil belajar di SDN Pakis V Surabaya. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain Quasi Experiment, sample penelitian ini adalah siswa kelas IVb & IVd tahun ajaran 2018/2019 dan sampel 64 siswa dibagi menjadi 32 siswa dikelas eksperimen dan 32 siswa dikelas kontrol.Teknik pengumpulan data dalam penelitian diberikan tes pilihan ganda dalam tes tersebut dibagi menjadi dua yaitu pretest dan posttest. Teknik analisis data yang digunakan adalah Uji Normalitas, Uji Homogenitas Uji-T dan Uji Anova. Berdasarkan hasil analisis data, maka disimpulkan bahwa dengan penggunaan media Pop-Up Book berpengaruh terhadap hasil belajar siswa tema 7 Indahnya Keragaman Budaya di Negeriku SDN Pakis V Surabaya yang ditunjukkan oleh hasil uji-T yang diperoleh sebesar 0,000 < 0,05. Dan media Pop-Up Book memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap hasil belajar yang dibuktikan dengan uji Anova satu jalur yang ditunjukkan sebesar 76,28. Kata kunci: Media Pembelajaran, Pop-Up Book, Hasil Belajar 1. Pendahuluan Pendidikan adalah cara manusia untuk memperoleh ilmu pengetahuan dan dalam proses tersebut seseorang haruslah belajar karena hal tersebut sangatlah di butuhkan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia itu sendiri. (Dimyati dan Mudjiono, 2013). Mengingat begitu pentingnya pendidikan bagi kehidupan manusia, maka pendidikan harus dilaksanakan sebaik-baiknya sehingga memperoleh hasil yang baik pula. Dalam rangka meningkatkan pendidikan di Indonesia dan menumbuhkan pembelajaran yang berkualitas, maka pembelajaran harus menuju pada proses belajar yang kompetitif dan mandiri, karena salah satu tujuan utama pendidikan adalah meningkatkan kemampuan siswa untuk berpikir kritis dan aktif. (Hermawan, 2008) Guru sangat berperan dalam membantu perkembangan siswa untuk mewujudkan tujuan hidupnya secara optimal. UU RI No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen Pasal 10 (Permendikbud No. 65, 2013) menyebutkan bahwa kompetensi guru meliputi kompetensi pedagogik, kepribadian, sosial dan profesional. Salah satu indikator kemampuan pedagogik guru adalah kemampuan mengelola kelas untuk menciptakan kondisi kelas yang optimal sehingga proses pembelajaran menjadi aktif, efektif dan produktif. Guru juga dituntut untuk bisa menyampaikan materi kepada siswa dengan jelas, karena pada sekolah dasar terdapat mata pelajaran tentang ilmu pengetahuan sosial (IPS) yang mengharuskan guru untuk bisa bercerita.