119 Jurnal Veteriner Jurnal Veteriner Maret 2019 Vol. 20 No. 1 : 119 -124 pISSN: 1411-8327; eISSN: 2477-5665 DOI: 10.19087/jveteriner.2019.20.1.119 Terakreditasi Nasional, Dirjen Penguatan Riset dan Pengembangan, online pada http://ojs.unud.ac.id/index.php/jvet Kemenristek Dikti RI S.K. No. 36a/E/KPT/2016 Kerusakan Deoxyribonucleic Acid (DNA) Spermatozoa Memengaruhi Tingkat Kebuntingan Sapi Brahman (DAMAGE TO DEOXYRIBONUCLEIC ACID (DNA) SPERMATOZOA AFFECTING THE LEVEL OF PREGNANCY IN BRAHMAN CATTLE) Langgeng Priyanto 1 , Agung Budiyanto 2 , Asmarani Kusumawati 2 dan Kurniasih 2 1 Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya Palembang Sumatera Selatan. Jalan Srijaya Negara Bukit Besar, Bukit Lama, Ilir Bar. I, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Indonesia 30128 2 Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta DIY. E-mail: agung_bd2004@yahoo.com ABSTRAK Hubungan antara kerusakan DNA spermatozoa pada sapi dengan tingkat kebuntingan belum banyak dilaporkan. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan kerusakan DNA spermatozoa dengan tingkat kebuntingan pada sapi Brahman. Tingkat kerusakan DNA spermatozoa diukur dengan Sperm-Bos-Halomax ® dari 2 straw sampel semen beku sapi Brahman (dengan kode 40002 dan 40885) dan tingkat kebuntingan diukur dari tingkat keberhasilan inseminasi buatan pada 14 ekor sapi Brahman betina yang dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok sebanyak tujuh ekor diinseminasi buatan dengan semen pejantan 40002 dengan tingkat kerusakan DNA spermatozoa 37,11% dan satu kelompok lagi diinseminasi buatan dengan semen pejantan 40885 dengan tingkat kerusakan DNA spermatozoa 10,66%. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan kerusakan DNA spermatozoa dengan tingkat kebuntingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat kerusakan DNA spermatozoa 37,11% ditemukan tingkat kebuntingan 57,11% dengan pemeriksaan ultrasonografi (USG) pada hari ke-30 dan tingkat kebuntingan 42,80% dengan USG pada hari ke-45. Hasil penelitian pada tingkat kerusakan DNA spermatozoa 10,66% ditemukan tingkat kebuntingan 57,11% dengan USG pada hari ke-30 dan tingkat kebuntingan 57,11% dengan USG pada hari ke-45. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan tingkat kerusakan DNA spermatozoa dengan tingkat kebuntingan pada sapi Brahman. Kerusakan DNA spermatozoa berpengaruh terhadap tingkat kebuntingan pada sapi Brahman. Kata-kata kunci: kerusakan DNA spermatozoa; tingkat kebuntingan; sapi Brahman ABSTRACT The relationship among of sperm DNA damage in cows with pregnancy rates has not been widely studied. The purpose of this study to determine the relationship of sperm DNA damage with pregnancy rate on Brahman cows. The sperm DNA damage rate was measured by Sperm-Bos- Halomax® from 2 samples of male Brahman bull straw (40002 and 40885) and pregnancy rate was measured from the success rate of artificial insemination. In 14 female Brahman cows divided into two groups. One group of 7 in the artificial insemination with 40002 males with 37.11% sperm DNA damage and one in artificial insemination with 40885 with 10.65% sperm DNA damage. The data obtained were analyzed descriptively by comparing sperm DNA damage with pregnancy rate.