Sabarni : Teknik Pembuatan Gambir (Uncaria gambir Roxb) Secara Tradisional Elkawnie: Journal of Islamic Science and Technology Vol. 1, No.1, Juni 2015 (www.jurnal.ar-raniry.com/index.php/elkawnie) |105 TEKNIK PEMBUATAN GAMBIR (Uncaria gambir Roxb) SECARA TRADISIONAL Sabarni Prodi Pend. Kimia , Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh, Indonesia e-mail: sabar.iainatjeh@gmail.com Abstrak: Gambir adalah sejenis getah yang dikeringkan yang berasal dari ekstrak remasan daun dan ranting tumbuhan bernama sama (Uncaria gambir Roxb.) yang memiliki beragam manfaat untuk kesehatan. Buah gambir mengandung antioksidan yang sangat tinggi, katekin, flavonoid, alkaloid, dan zat penyamak. Buah gambir sering digunakan para ibu- ibu dan nenek- nenek untuk campuran menyirih yang berguna untuk menguatkan gigi sehingga tidak mudah keropos ataupun patah. Buah gambir memiliki banyak manfaat khususnya untuk kesehatan tubuh, antara lain : mengobati sakit kepala terutama sakit kepala sebelah atau migrain, mengobati diare akut, mengatasi penyakit disentri, meredakan penyakit radang tenggorokan, menyembuhkan penyakit panas dalam yang mengganggu kesehatan mulu dan gusi, mengobati luka bakar, serta mengatasi sariawan dan bibir pecah- pecah. Penelitian ini bertujuan untuk menginformasikan teknik pengolahan gambir secara tradisional, dimana diharapkan hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi pengembangan budidaya tanaman gambir serta usaha produksi gambir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembuatan gambir dapat dilakukan dengan cara sederhana dan menggunakan peralatan tradisional serta Gambir yang dihasilkan dari pengolahan secara tradisional tersebut berkualitas baik (mutu I). Kata kunci: Teknik Pembuatan,Gambir (Uncaria gambir Roxb) , Tradisional A. Pendahuluan Tanaman gambir (Uncaria Gambir Roxb) merupakan tanaman daerah tropis yang termasuk famili Rubiacea dengan ketinggian sekitar 1,5 – 2 meter yang banyak tumbuh di daerah dataran tinggi pada negara Argentina, Philipina dan Indonesia. Di Indonesia tanaman gambir banyak terdapat diberbagai wilayah, diantaranya sumatra barat dan riau, kedua wilayah ini meruapakan wilayah produksi gambir yang telah memasuki pasaran ekspor, sedangkan wilayah Sumatra Utara, bengkulu, Sumatra selatan dan Aceh jumlah produksinya masih hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar lokal saja. Khusus di daerah Aceh tanaman gambir sangat sedikit, kemungkinan hal ini terjadi karena keterbatasan pengetahuan masyarakat tentang manfaat dan cara pengolahan brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Pusat Jurnal UIN Ar-Raniry (Universitas Islam Negeri)