Syahrul KA, M. Agus Sahbana (2018), PROTON, Vol. 10 No. 2/ Hal. 20-24 20 PENGARUH JENIS SUDU TERHADAP DAYA DAN EFISIENSI TURBIN AIR KINETIK POROS HORIZONTAL Muhammad Agus Sahbana, Syahrul Khoiril Anam Jurusan Teknik Mesin Universitas Widyagama Malang Email : sahbana@widyagama.ac.id ABSTRAK Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akanenergi listrik serta menipisnya cadangan bahan bakarfosil, maka air merupakan potensi sumber energi yang besar karena pada air tersimpanenergi potensial (pada air jatuh) dan energi kinetik (pada air mengalir). Turbin kinetik merupakan salah satu turbin yang memanfaatkan potensi energi kinetik dari kecepatan aliran air arus bawah. Untuk membuat runner turbin dan proses pengujiannya diperlukan alat dan bahan meliputi alat bantu perbengkelan, pompa air, stopwatch, tachometer, timbangan tarik, akrilik, besi, bak penampung air, pipa, bearing, dan poros. Turbin yang di pergunakan dalam penelitian ini adalah turbin kinetik yang porosnya diletakan secarahorizontal dengan sudu berdiameter 20cm dengan 3 jenis sudu yaitu sudu datar, sudu radius terbuka, dan sudu radius tertutup. Pada setiap sudu diuji pada putaran 60 rpm dengan debit 0,036 m 3 /s, 0,054 m 3 /s, dan 0,072 m 3 /s. Hasil dari penelitian didapatkan daya tertinggi terjadi pada jenis sudu radius tertutup dengan daya sebesar 25,12 watt pada variasi debit 0,072 m 3 /s. Sedangkan daya terendah terjadi pada jenis sudu datar dengan daya sebesar 9,1 watt pada variasi debit 0,036 m 3 /s. Sedangkan efisiensi tertinggi terjadi pada jenis sudu radius tertutup sebesar 25,8 % pada variasi debit 0,036 m 3 /s. Sedangkan efisiensi terendah terjadi pada jenis sudu datar dengan daya sebesar 5,4 % pada variasi debit 0,072 m 3 /s. Kata kunci: Turbin Kinetik, Jenis Sudu, Daya Dan Efisiensi PENDAHULUAN Seiring dengan meningkatnya kebutuhan akanenergi listrik serta menipisnya cadangan bahan bakarfosil, maka keadaan tersebut memaksa manusia untukmencari energi alternatif (renewable energy) yangdapat diperbaharui yang dapat menggantikan bahanbakar fosil. Banyak energi alternatif yang dapatdiperbaharui seperti pembangkit listrik tenaga air yangmenjadi sumber energi yang berpotensi besar untukdikembangkan saat ini. Pemanfaatan energi air banyakdilakukan dengan menggunakan kincir air atau turbin air yang memanfaatkanadanya suatu air terjun atau aliran air di sungai. Turbin kinetik merupakan salah satu turbin yang memanfaatkan potensi energi kinetik dari kecepatan aliran air arus bawah. Arus air akan langsung menumbuk sudu turbin yang akan memutar runner, selanjutnya runner akan memutar poros yang kemudian akan diteruskan ke beban melalui pully. Jenis sudu akan menentukan unjuk kerja suatu turbin dimana jenis sudu tersebut akan mempengaruhi kecepatan tangensial yang memutar roda turbin. Jenis sudu seperti datar, radius, serta radius tertutup merupakan sebagian bentuk sudu yang memiliki nilai koefisien drag yang tinggi. Semakin besar nilai koefisien drag yang dimiliki oleh sebuah sudu maka semakin besar kemampuannya untuk memanfaatkan tenaga air yang menghantamnya. Potensi dari Air Air merupakan sumber energi yang murah dan relatif mudah didapat, karena pada air tersimpan energi potensial (pada air jatuh) dan energi kinetik (pada air mengalir). Tenaga air (Hydropower) adalah energi yang diperoleh dari air yang mengalir. Pemanfaatan energi air banyak dilakukan dengan menggunakan kincir air atau turbin air yang memanfaatkan adanya suatu air terjun atau aliran air di sungai. Besarnya tenaga air yang tersedia dari suatu sumber air bergantung pada besarnya head dan debit air. Selain memanfaatkan air jatuh hydropower dapat diperoleh dari aliran air datar atau sungai. Pada umumnya, kebanyakan sungai mempunyai aliran air yang sampai jauh air selalu mengalir relatif mendatar, itu karena pada sepanjang sungainya hanya ada sedikit kemiringan. lazimnya kincir ataupun turbin air, hanya sering dipasang pada aliran air yang miring ataupun vertikal padahal air yang selalu bergerak mengalir tersebut terdapat energi kinetik yang bisa diubah menjadi energi mekanik. Turbin Air Turbin air merupakan suatu pembangkit mula-mula yang memanfaatkan energi potensial air menjadi energi mekanik dimana air memutar roda turbin. Air yang berada pada ketinggian tertentu memiliki energi potensial. Ketika air mengalir ke tempat yang lebih rendah energi potensial berubah menjadi energi kinetik. Oleh turbin air, energi kinetik dirubah menjadi energi mekanik. brought to you by CORE View metadata, citation and similar papers at core.ac.uk provided by Direktori Jurnal Universitas Widyagama Malang