94 PERMAINAN BAHASA DALAM WACANA COCOKOLOGI PADA ACARA “INI TALK SHOW” DI NET Marcelina Cica Pratiwi Silalahi, Sony Christian Sudarsono, dan Maria Magdalena Sinta Wardani Program Studi Sastra Indonesia, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Surel: marcelinacicaps@gmail.com, sony@usd.ac.id, mmsintawardani@usd.ac.id ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan permainan bahasa pada wacana cocokologi dalam acara “Ini Talks Show” di NET. Metode yang digunakan adalah metode padan pragmatis dan metode agih. Fenomena permainan bahasa dalam wacana cocokologi terdapat pada tataran (i) bunyi: substitusi bunyi, dan penambahan bunyi; (ii) ejaan; (iii) kata: sinonimi, hiponimi, dan pemendekan; (iv) kalimat: kalimat ekuatif, tautologi, redundansi, pepatah, penerjemahan, pertalian antarklausa, dan pendefinisian; dan (v) wacana: silogisme, asosiasi, generalisasi, dan pengulangan. Kata Kunci: permainan bahasa, aspek-aspek kebahasaan, wacana cocokologi ABSTRACT This study aims to describe the language game in the cocokologi discourse in the "Ini Talks Show" on NET. The methods used are pragmatic identity methods the distributional methods. The phenomenon of language games in the cocokologi discourse are at the level of (i) phones: sound substitution, and sound addition; (ii) spelling; (iii) words: synonymy, hyponymy, and abreviations; (iv) sentences: equative sentence, tautology, redundancy, proverbs, translations, inter-clausal links, and definitions; and (v) discourse: syllogism, associations, generalizations, and repetition. Keywords: language games, aspects of language, cocokologi discourse 1. PENDAHULUAN Ada banyak sarana yang bisa dilakukan dalam menyampaikan humor. Salah satu sarana yang bisa menyampaikan humor adalah penggunaan sarana verbal atau penggunaan bahasa. Humor sering kali menciptakan dengan memanfaatkan permainan bahasa. Sekalipun secara garis besar bertujuan untuk hiburan, humor bisa dijadikan sebagai ilmu yang dapat dipelajari (Suhadi, 1989: 13). Sebelum penelitian ini, sudah ada beberapa kajian tentang permainan bahasa dalam rangka menciptakan humor. Hermintoyo (2011) pernah meneliti salah satu aspek kebahasaan, yakni aspek bunyi sebagai sarana kreativitas humor. Penelitian ini secara khusus hanya membahas aspek bunyi dan ketaksaan. Hasil penelitiannya adalah pemanfaatan aspek fonologis dalam humor