UPAYA MENINGKATKAN KETERAMPILAN BERBICARA SISWA PADA MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DENGAN MENGGUNAKAN METODE MAKE A MACTH Rizqah Khaironi 1 dan Subhan 2 Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingkat keterampilan berbicara siswa yang masih rendah, sehingga menyebabkan hasil belajar siswa belum memenuhi standar kelulusan yaitu 70. Oleh karena itu, penggunaan metode make a match pada pembelajaran mata pelajaran Bahasa Indo- nesia pokok bahasan pemeliharaan panca indera serta penggunaan alat teknologi.diharapkan hasil belajar siswa dapat meningkat. Adapun tujuan penelitian ini adalah pertama, untuk menerapkan metode make a match. Dan kedua untuk meningkatkan keterampilan berbicara siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus tindakan dimana setiap siklusnya terdiri dari rencana, tindakan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model pembelajaran make a match dapat meningkatkan kemampuan berbicara siswa pada mata pelajatan Bahasa Indonesia, pada akhirnya hasil belajar Bahasa Indonesia pun ada peru- bahan. Hal ini dapat dilihat dari semakin tingginya peran serta siswa dalam pembelajaran dan keaktifan siswa pun meningka. Hal ini juga dapat dilihat pada peningkatan antara siklis 1 dan siklus 2, yaitu dengan nilai siklus 1 69, 375 dan siklus 2 72, 325. Kata Kunci: Keterampilan berbicara, metode make a match, Bahasa Indonesia, dan PTK. Pendahuluan Bahasa memiliki peran sentral dalam perkembangan intelektual, sosial, dan emosional peserta didik dan merupakan penunjang keberha- silan dalam mempelajari semua bidang studi. Pembelajaran bahasa diharapkan membantu peserta didik mengenal dirinya, budayanya, dan budaya orang lain, mengemukakan gagasan dan perasaan, berpartisipasi dalam masyarakat yang menggunakan bahasa tersebut, dan menemukan serta menggunakan kemampuan analitis dan imaginatif yang ada dalam dirinya. Bahasa Indonesia adalah alat komunikasi yang diperlukan oleh masyarakat Indonesia untuk keperluan sehari-hari, misalnya belajar, bekerja sama, dan berinteraksi. Karena dengan bahasa seseorang bisa berinteraksi dengan orang lain. 1 Alumni Jurusan PGMI FTK IAIN SMH Banten, email: Nasti5170@yahoo.co.id 2 Pengajar pada Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN SMH Banten