Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa (SENTRA) 2019 ISSN (Cetak) 2527-6042 eISSN (Online) 2527-6050 I-112 SENTRA 2019 PENGUJIAN NUMERIKAL SUDU TURBIN ANGIN SAVONIUS TIPE U UNTUK IMPLEMENTASI DI PANTAI UTARA INDRAMAYU Delffika Canra 1 , Meri Rahmi 2 , Suliono 3 1,2,3 Politeknik Negeri Indramayu, Indramayu Kontak Person: Delffika Canra Jalan Lohbener Lama No.8 Indramayu, Jawa Barat E-mail: delffika.canra@gmail.com Abstrak Pemanfaatan potensi angin di pantai utara Jawa secara umum dan Indramayu khususnya, telah banyak digunakan oleh petani garam untuk memompa air laut kedalam tambak-tambak garam. Sedangkan untuk membangkit energi listrik belum ada di pantai utara Indramayu. Untuk membangkit listrik diperlukan jenis turbin angin sumbu vertikal yang mampu berputar pada kecepatan angin rendah. Kelebihan turbin angin sumbu vertikal dapat menghasilkan torsi yang relatif tinggi dibandingkan dengan turbin angin sumbu horizontal pada kecepatan angin rendah.Turbin Angin Savonius Tipe-U merupakan salah satu turbin angin yang sering digunakan karena mudah dalam fabrikasi. Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari penelitian sebelumnya tentang pengaruh kelengkungan sudu. Penelitian sebelumnya membuktikan kelengkungan sudu radius 75 mm dengan Aspek rasio 1 : 4 adalah kelengkungan terbaik dalam penyerapan daya angin. Penelitian ini bertujuan mencari nilai torsi maksimal yang dihasilkan sudu beradius 2 x 75 mm dengan metoda pengujian numerikal menggunakan 2 software yang berbeda. Geometri rotor turbin diperbesar 2 kali dimaksudkan untuk bisa diimplementasikan di pantai utara Indramayu. Rotor dimodifikasi dengan meletakkkan poros ditengah-tengah rotor yang bertujuan supaya konstruksinya rigid, sehingga menghilangkan celah Overlap. Dari hasil simulasi 2 software didapatkan nilai torsi yang rendah dan kemungkingan tidak dapat membangkitkan energi listrik yang dibutuhkan di tambak-tambak petani pantai utara Indramayu. Hal ini kemungkinan besar adalah karena konstruksi rotor yang menghilangkan celah Overlap. Kata kunci: Turbin Angin, Savonius tipe U, Torsi. 1. Pendahuluan Pemanfaatan potensi angin di pantai utara Jawa secara umum dan Indramanyu khususnya, telah banyak digunakan oleh petani garam untuk memompa air laut kedalam tambak-tambak garam. Sedangkan untuk membangkit listrik belum ada di pantai utara Indramayu. Petani masih mengandalkan listrik PLN untuk penerangan di tambak-tambak mereka dan tentu saja memerlukan biaya yang tidak sedikit untuk instalasi listrik tersebut. Begitu juga para petani budidaya ikan bandeng yang tersebar di pantai utara Indramayu. Memanfaatkan potensi angin untuk membangkit listrik diharapkan bisa membantu para petani ini dalam mengurangi pemakaian listrik dari PLN. Untuk itu diperlukan penelitian lebih lanjut untuk membangun turbin angin yang efektif untuk daerah pantai utara Indramayu khususnya. Untuk membangkit listrik diperlukan jenis turbin angin sumbu vertikal yang mampu berputar pada kecepatan angin rendah. Kelebihan turbin angin sumbu vertikal dapat menghasilkan torsi lebih tinggi dibandingkan dengan turbin angin sumbu horizontal pada kecepatan angin rendah[1][2][4]. Turbin Angin Savonius Tipe-U merupakan salah satu turbin angin sumbu vertikal yang sering digunakan karena mudah dalam fabrikasi. Penelitian sebelumnya tentang kelengkungan sudu rotor turbin yang divariasikan baik itu radius kelengkungan sudu maupun lebar penampang sudu (Gambar 1), menunjukkan bahwa kelengkungan radius 75 mm merupakan geometri sudu yang terbaik dalam penyerapan daya angin naik hingga 7,78 % dibandingkan dengan geometri standar. Sedangkan pada lebar penampang 130 mm naik hingga 19,76 %.[1] Penelitian ini perlu dilajutkan agar dapat bisa diimplementasikan di pantai utara Indramayu. Sudah banyak metoda yang dilakukan oleh peneliti-peneliti sebelumnya tentang turbin angin savonius tipe-U ini yang bertujuan untuk meningkatkan performa atau daya serap angin. Antara lain metoda yang digunakan adalah deflecting plate, multi steps, guide vanes, twisted-blade, guide-box tunnel, dan overlap[5]. Semua metoda tersebut memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, hanya saja yang sering digunakan pada saat ini adalah metoda Overlap karena dapat meningkat nilai Cp hingga 60 % [5]. Ada juga yang menggunakan metoda guide-box tunnel, akan tetapi dimodifikasi