Jurnal Farmasi Indonesia Vol. 19 No. 1, bulan April tahun 2022 online: jfi.setiabudi.ac.id ISSN: 1693-8615 EISSN : 2302-4291 1 Jurnal Farmasi Indonesia Studi Potensi Interaksi Obat Antibiotik Pada Peresepan Pasien Pneumonia Di Intensive Care Unit Study of Potential Antibiotics Interactions on Pneumonia Patients Prescription In Intensive Care Unit Yeni Farida 1* , Zahra Yusvida 2 Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia 1 Instalasi Farmasi RSUD Dr.Harjono Kabupaten Ponorogo, Indonesia 2 email: yenifarida@staff.uns.ac.id (tanggal diterima: 10-04-2020 , tanggal disetujui: 18-01-2022) INTISARI Interaksi obat potensial sangat umum ditemukan pada peresepan pasien pneumonia. Studi melaporkan bahwa ditemukan adanya 73,1% potensi interaksi obat pada peresepan pasien pneumonia. Efek klinis yang berbahaya dapat dicegah dengan mengidentifikasi potensi interaksi obat dan melakukan penanganan yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui potensi interaksi antibiotik dengan obat lain dan pengaruhnya terhadap kondisi pasien berdasarkan data klinis maupun laboratorium. Penelitian deskriptif non eksperimental dilakukan dengan pendekatan pengambilan data secara retrospektif. Subyek penelitian adalah pasien yang dirawat di ICU,NICU dan PICU pada periode tahun 2016 di RSUD Dr. Soedono Madiun. Kriteria inklusi yang ditetapkan yaitu pasien yang didiagnosis pneumonia dengan penyakit penyerta, mendapatkan terapi antibiotik minimal 3 hari, dan memiliki data kultur bakteri. Data pasien, penggunaan obat dan hasil pemeriksaan laboratorium diperoleh dari rekam medis. Interaksi obat dianalisis menggunakan Stockley’s Drug Interaction, Drug Interaction Fact, dan Medscape lalu dihitung persentase potensi interaksi, fase dan tingkat keparahan efek (signifikansi) interaksinya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa diantara 28 pasien terdapat 17 jenis obat yang berpotensi menyebabkan interaksi obat pada pasien pneumonia berdasarkan literatur. Persentase interaksi obat pada fase farmakokinetika 80% dan farmakodinamika 20%. Potensi interaksi obat fase farmakokinetik terbagi menjadi 2 fase yaitu metabolisme 44%; ekskresi 36%. Tingkat keparahan (signifikasi) interaksi obat yaitu mayor (10%), moderate (80%) dan minor (10%). Sebagian besar obat berpotensi berinteraksi pada fase metabolisme dengan signifikasi moderate. Potensi interaksi antara gentamisin dengan furosemid dengan signifikansi moderate, ditemukan dengan persentase paling tinggi yaitu 16%. Kata kunci : Antibiotik; Interaksi obat; Intensive Care Unit (ICU); Pneumonia ABSTRACT Potential drug interactions are very common in pneumonia patients prescription. The study reported that in prescribing pneumonia patients, 73.1 percent of probable drug interactions were discovered. Harmful clinical effects can be prevented by identifying potential drug interactions and taking appropriate treatment. This study aimed to determine the potential interactions of antibiotics with other drugs and their effect on the patient's condition based on clinical and laboratory data. A descriptive research was conducted with a retrospective data collection approach. The research subjects were patients admitted to ICU, NICU and PICU in 2016 at RSUD Dr. Soedono Madiun. Patients diagnosed with pneumonia with comorbidities, receiving antibiotic therapy for at least 3 days, and having bacterial culture data were elligible. The data of patients demoghrapic, drug use and laboratory results were extracted from medical records. Drug interactions were analyzed using Stockley's Drug Interaction, Drug Interaction Fact, and Medscape then calculated the percentage potential of interaction, phase, and significance of interactions.