GALENICAL: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh Vol.1 No.3 Oktober 2022 JURNAL KEDOKTERAN DAN KESEHATAN MAHASISWA MALIKUSSALEH | 42 Tinjauan Pustaka Pengelolaan Pasien Syok karena Perdarahan Fachrurrazi 1 , Arini Nashirah 2* , Lambang Rizki Perwira Awaludin 2 1 Departemen Anestesi dan Terapi Intensif, RSUD Cut Meutia, Aceh Utara, 24412, Indonesia 2 Mahasiswa Profesi Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe, 24351, Indonesia *Corresponding Author: nashirah.arini97@gmail.com Abstrak Syok adalah suatu sindrom klinis yang terjadi akibat gangguan hemodinamik dan metabolik ditandai dengan kegagalan sistem sirkulasi untuk mempertahankan perfusi yang adekuat ke organ-organ vital tubuh. Syok hipovolemik pada umumnya terjadi pada negara dengan mobilitas penduduk yang tinggi karena salah satu penyebabnya adalah kehilangan darah karena kecelakaan kendaraan. Sebanyak 500.000 pasien syok hipovolemik pada wanita karena kasus perdarahan obsetri meninggal pertahunnya dan 99% terjadi pada negara berkembang. Sebagian besar penderita meninggal setelah beberapa jam terjadi perdarahan karena tidak mendapat perlakuan yang tepat dan adekuat. Penatalaksanaan syok hipovolemik dapat dilakukan mulai dari saat terjadinya kejadian, apabila pasien mengalami trauma, untuk menghindari cedera lebih lanjut vertebra servikalis harus diimobilisasi, memastikan jalan napas yang adekuat, menjamin ventilasi, memaksimalkan sirkulasi dan pasien segera dipindahkan ke rumah sakit. Keterlambatan saat pemindahan pasien ke rumah sakit sangat berbahaya. Kata kunci : Syok, perdarahan, tatalaksana Abstract Shock is a clinical syndrome that occurs due to hemodynamic and metabolic disorders characterized by the failure of the circulatory system to maintain adequate perfusion of vital organs of the body. Hypovolemic shock generally occurs in countries with high population mobility because one of the causes is blood loss due to vehicle accidents. As many as 500,000 patients with hypovolemic shock in women due to obstetric hemorrhage cases die annually and 99% occur in developing countries. Most of the patients died after a few hours of bleeding because they did not receive proper and adequate treatment. Management of hypovolemic shock can be carried out starting from the moment of occurrence, if the patient is traumatized, to avoid further injury the cervical spine must be immobilized, ensure an adequate airway, ensure ventilation, maximize circulation and immediately transfer the patient to the hospital. Delay in the transfer of patients to the hospital is very dangerous. Keywords : Shock, lost a lot of blood, treatment Pendahuluan Syok adalah suatu sindrom klinis yang terjadi akibat gangguan hemodinamik dan metabolik ditandai dengan kegagalan sistem sirkulasi untuk mempertahankan perfusi yang