Agnes Novianti Permata Sari Hutahaean & Winarti Agustina: Peran Filosofi Budaya Batak Toba dalam Dunia Pendidikan 313 | ETNOREFLIKA: Jurnal Sosial dan Budaya Volume 9, Nomor 3, Oktober 2020: 313 - 324 DOI: 10.33772/etnoreflika.v9i3.895 ISSN: 2252-9144 (Cetak) ISSN: 2355-360X (Online) PERAN FILOSOFI BUDAYA BATAK TOBA DALAM DUNIA PENDIDIKAN THE ROLE OF BATAK TOBA CULTURAL PHILOSOPHY IN EDUCATION Agnes Novianti Permata Sari Hutahaean 1 , Winarti Agustina 2 1 Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Jalan raya Tarutung/ Siborongborong KM.1 Silangkitang, Kecamatan Sipoholon, Tapanuli Utara, Sumatera Utara, Indonesia 2 Fakultas Ilmu Pendidikan Kristen, Institut Agama Kristen Negeri Tarutung 1 Email korespondensi: agnesnoviantih@gmail.com ABSTRAK Kelompok etnik Batak Toba mempunyai filosofi budaya dalam membimbing kehidupan mereka, untuk menggapai filosofi tersebut mereka melaksanakan pendidikan karena mereka sadar bahwa pendidikan merupakan anak tangga dalam mencapai filosofi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk: mengkaji filososfi budaya Batak Toba dalam membentuk pola pikir Kelompok etnik Batak Toba terhadap pentingnya dunia pendidikan. Metode penelitian bersifat kualitatif dengan pendekatan pendeskripsian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka sebagai bahan literatur yang dapat menyajikan data dan disertai dokumen pendukung yang menjadi referensi penting dalam kajian ini. Hasil penelitian diketahui bahwa filosofi budaya kelompok etnik Batak Toba dapat dikatakan tertuju pada daya dan upaya mencapai kepemilikan sahala dan pemahaman tentang manusia rajawi. Yang tertuang pada sahala adalah hagabeon (memiliki keturunan), hasangapon (kehormatan yang dicapai lewat pendidikan, dan pengalaman), dan hamoraon (kekayaan). Dan dalam konsep manusia rajawi tertuang kemerdekaan dalam mengembangkan diri, keleluasaan dalam membangun visi dan mengejar ambisi hidup. Dalam mencapai nilai hagabeon, hasangapon, hamoraon dan ambisi hidup adalah dengan menjalani pendidikan guna membentuk pola pikir yang baik dan mendapatkan pengetahuan. Sehingga tidak mengherankan bahwa, pendidikan pada kelompok etnik Batak cukup berkembang dan maju. Kata kunci: filosofi budaya, pendidikan, sahala ABSTRACT Batak Toba ethnic group has a cultural philosophy in guiding their lives. To achieve this philosophy, they carry out education because they are aware of education constituting the rung to achieve the philosophy. This study aims to examine the philosophy of Toba Bataknese culture to shape the mindset of the Batak Toba ethnic group about the importance of education. The study design is qualitative one with the descriptive approach. The techniques of collection data are carried out through library research as a literature material that can present data and be accompanied with supporting document constituting an important reference in this study. The result of the study shows that the cultural philosophy of the Batak Toba ethnic group is intended to the power and the effort to achieve sahala ownership and understanding on rajawi man. The Content of sahala includes