Prosiding Seminar Nasional V 2019 Peran Pendidikan dalam Konservasi dan Pengelolaan Lingkungan Berkelanjutan ISBN 978-602-5699-83-2; PUBLIKASI ONLINE 5 MARET 2020 347 Pengembangan Instrumen Penilaian Berpikir Kritis Siswa SMA pada Pembelajaran CBL Siti Nurhasanah 1 , Arasti 1 , Farida Dwi Susanti 1 , Moses Gotlief Rumperiai 1 , Iin Hindun 1 Program Studi Pendidikan Biologi Pascasarjana Universitas Muhammadiyah Malang Penulis koresponden Siti Nurhasanah Program Studi Pendidikan Biologi Pascasarjana, Universitas Muhammadiyah Malang Email: sitinurhasanahbintiabdulkholik@gmail.com Kata Kunci: Instrument Assessment Critical Thinking CBL Learning Model ABSTRAK Pembelajaran dengan Model CBL adalah pemeblajaran yang sednag berkembang di Kota Malang saat ini. Model pembelajaran yang dikembangkan oleh Sukarsono pada tahun 2015 ini menjawab kebutuhan guru dalam mengintegrasikan konsep lingkungan dalam setiap materi. Perkembangan model CBL ini tidak selaras dengan perbaikan instrument evaluasinya. Pengembangan instrumen penilaiaan kemampuan berpikir kritis ini dialkukan berdasrakan kebutuhan dilapang dimana, Guru merasa kesulitan dalam mengevaluasi kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran CBL hal ini dikarenakan kekhasan CBL yang berbeda dengan model lain. Pengembangan instrument ini adalah instrument esay dengan menggunakan metode pengembangan Hannafin dan Peck sampai pada tahap pengembangan dan evaluasi tidak sampai pada implementasi Copyright © 2020 Universitas Muhammadiyah Malang PENDAHULUAN Pendidikan dan pengajaran merupakan dua istilah yang sangat popular digunakan di lembaga-lembaga pendidikan, terutama di lembaga pendidikan tinggi yang mempersiapkan tenaga guru untuk mengajar pada jenjang sekolah dasar dan menengah, atau menjadi guru program pendidikan pra- sekolah, pendidikan luar biasa, dan berbagai program pendidikan non-formal serta informal. Rosyada (2016) menegmukakan bahwa kedua istilah ini digunakan untuk sebuah konteks pekerjaan yang sama, dan secara pragmatis difahami sama, seperti seorang guru akan tetap dipanggil guru walaupun sedang belanja di swalayan, padahal dia tidak sedang melaksanakan proses pembelajaran di dalam kelas. Oleh sebab itu, secara konsepsional, pendidikan itu berlangsung di semua waktu, semua konteks pekerjaan dan semua tempat, serta berlangsung sepanjang kehidupan. Model pembelajaran adalah satu bagian penting dalam rangkaian pembelajaran dimana model berperan sebagai pedoman bagi pengajar dan para guru dalam melaksanakan pembelajaran. Model pembelajaran adalah seluruh rangkaian penyajian materi ajar yang meliputi segala aspek sebelum sedang dan sesudah pembelajaran yang dilakukan guru serta segala fasilitas yang terkait yang digunakan secara langsung atau tidak langsung dalam proses belajar mengajar Wikipedia (2018). Model mengajar dapat diartikan sebagai suatu rencana atau pola yang digunakan dalam menyusun kurikulum, mengatur materi peserta didik, dan memberi petunjuk kepada pengajar di kelas dalam setting pengajaran atau setting lainnya. Model pembelajaran saat ini yang sedang berkembang adalah Model Pembelajran CBL. Model pembelajaran CBL adalah model pembelajaran berbasis konservasi dimana proses pembelajaran dihubungkan dengan konservasi